Headlines News :
Home » » Tak Sudi Dituduh Makar Rachmawati Soekarnoputri Menangis di Gedung DPR

Tak Sudi Dituduh Makar Rachmawati Soekarnoputri Menangis di Gedung DPR

Written By Infobreakingnews on Rabu, 11 Januari 2017 | 07.42

Jakarta, infobreakingnews - Tak sudi dituduh makar, Rachmawati, Putri sang proklamator Soekarno menangis sedih di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017). Rachmawati bersama beberapa tersangka kasus dugaan makar lain mengadu ke Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

Rachmawati mengatakan, tuduhan makar yang dialamatkan kepada dirinya tak beralasan. Apalagi tuduhan tersebut dilaporkan seorang polisi berpangkat Aiptu bernama Kusmadiana dari Polda Metro Jaya.


Namun, Polda Metro Jaya sama sekali tidak bergeming dengan aduan Rachmawati cs ke DPR. Polda Metro Jaya juga menegaskan tidak akan menghentikan penyidikan kasus tersebut.

"Kita maju tak gentar, maju terus," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (11/12/2017).

Argo menjelaskan, penyidik memiliki bukti cukup untuk menjerat Rachmawati dan kawan-kawan. Saat ini, lanjut Argo, penyidik juga sudah on the track dalam menangani kasus ini.

"Iya tentunya penyidik mempunyai bukti yang cukup. Jadi lihat saja nanti di persidangan, kita buktikan," jelas Argo.

Argo kembali mengatakan, para tersangka makar juga sempat mengadakan serangkaian pertemuan yang diduga membahas perencanaan makar. Pertemuan tersebut, kata Argo, dilakukan rutin selama sebulan sebelum aksi 212.

"Banyak puluhan pertemuan, nanti di pengadilan disampaikan. Lebih dari sepuluh kali pertemuan," pungkas Argo.

Sebelumnya Argo juga mengatakan jika Rachmawati mengirimkan Rp300 juta ke Alvin Indra. Dana tersebut diduga akan digunakan untuk operasional makar.

Argo mengatakan uang tersebut disinyalir untuk biaya operasional unjuk rasa di gedung MPR/DPR. Dana dicairkan dari rekening Rachmawati.

Siang tadi Rachmawati Soekarnoputri, Kivlan Zein, Ahmad Dhani, dan Hatta Taliwang mengadu ke Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2017). Rachmawati dan kawan-kawan diterima Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dengan didampingi anggota Komisi III Wenny Warrouw dan Supratman Andi Agtas.

Rachmawati ditetapkan tersangka bersama Ratna Sarumpaet, Kivlan Zein, Adityawarman Thaha, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Sri Bintang Pamungkas. Kedelapan orang tersebut dijerat Pasal 107 juncto Pasal 110 KUHP tentang makar.

Pada 15 Desember, penyidik Polda Metro Jaya menggeledah kantor Rachmawati di Universitas Bung Karno Cikini, Jakarta Pusat. Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 22.30 WIB sampai 01.30 WIB. Dalam penggeledahan itu penyidik menyita beberapa dokumen.*** Nadya.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved