Headlines News :
Home » » Ahok Laporkan ke Polisi Saksi Irena Karena Lakukan Kebohongan

Ahok Laporkan ke Polisi Saksi Irena Karena Lakukan Kebohongan

Written By Infobreakingnews on Rabu, 11 Januari 2017 | 07.55

Jakarta, infobreakingnews - Kubu Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hari ini, Rabu (11/1/2017) akan melaporkan saksi yang memberikan keterangan palsu berbau fitnah di muka persidangan kasus penodaan Agama. 

Anggota Tim Kuasa Hukum Ahok Humprey Djemat mengatakan satu saksi yang bakal dilaporkan adalah Irena Handono. Dia merupakan saksi pelapor yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang kelima kasus Ahok.


"Kita akan laporkan, karena ini sudah mau akhir, besok (Rabu 11 Januari) kita laporkan ke Polda Metro Jaya," kata Humprey di sela sidang Ahok di Gedung Kementan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017) malam.

Pelaporan tersebut, kata Humprey, lantaran saat sidang dianggap banyak mengandung fitnah. Misalnya, pernyataan Irena yang menyebut Ahok kerap merobohkan masjid sewaktu menjabat aktif jadi Gubernur DKI.

"Pak Ahok bilang, 'masjid mana yang saya robohkan? Bagaimana saya merobohkan masjid, padahal saya membangun sekian banyak masjid'. Jadi apa yang saudara saksi bilang ini adalah bohong dan fitnah," jelas Humprey.

Irena, kata dia, juga menyebut kalau Ahok melarang kegiatan keagamaan Islam digelar di Monas. Sedangkan, kegiatan di luar itu diperbolehkan.

Menurut Humprey, itu juga tidak benar. Sebab, saat masih aktif, Ahok merasa tidak pernah mengeluarkan larangan itu. Sesuai aturan yang ada, kata dia, kegiatan yang boleh digelar di Monas hanya kegiatan yang bersifat kenegaraan.

"Tidak pernah ada larangan untuk agama tertentu. ini juga fitnah," jelas dia.

Sementara, pengacara Ahok lainnya, Fifi Lety Indra menyebut bakal juga melaporkan saksi lainnya bernama Muhammad Burhanudin. Alasannya, kata Fifi,ada keterangan Burhanudin yang punya muatan fitnah.

Misalnya, soal keterangan Burhan yang menyebut pidato Ahok masuk kategori kampanye saat di Kepulauan Seribu. "Padahal Ahok jelas-jelas bilang tidak perlu pilih dia," kata Fifi.

Fifi juga menilai ada kesaksian Burhanudin yang bohong. Utamanya soal keterangan Burhanudin di persidangan yang mengaku menonton video pidato Ahok secara utuh yang berdurasi 1 jam 40 menit sebelum melapor ke polisi.

Padahal, kata Fifi, dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), bukti yang dijadikan bahan pelaporan Burhanudin adalah video dari sebuah situs daring.

"Isinya adalah video Ahok dengan judul 'Anda dibohongi Al Quran Surat Al Maidah 51 via di medsos ya terus terang aja orang muslim marah," ujar Fifi.

Atas dasar itu, kubu Ahok bakal memperkarakannya ke polisi. Kubu Ahok bakal melaporkan kedua saksi itu pada hari ini Rabu (11/1/2017), ke Polda Metro Jaya. *** Mil.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved