Headlines News :
Home » » Sumut Watch Adakan Jumpa Pers Tolak Hasil Pilkada Pematang Siantar

Sumut Watch Adakan Jumpa Pers Tolak Hasil Pilkada Pematang Siantar

Written By Infobreakingnews on Selasa, 22 November 2016 | 19.32


Jakarta, infobreakingnews - Sumut Watch menolak hasil Pilkada Pematang Siantar yang dilakukan pada Rabu (16/11) lalu akibat adanya indikasi kecurangan secara struktur dan masif. Penolakan ini dilakukan demi menjaga demokrasi.

“Terjadi kecurangan secara terstruktur di Pilkada di Kota Pematang Siantar. Hari ini kita mengadu ke Pusat, karena di bawah, tidak ada tanggapan soal komplain kami,” terang  Daulat Sihombing, SH, MH, Ketua Sumut Watch di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (22/11).

Di antara keanehan dalam pilkada tersebut adalah terbentuknya Panwaslu yang baru terbentuk ketika selesai pilkada. Selain itu, kecurangan Pilkada Pematang Siantar terjadi karena salah satu calon didanai oleh pemilik modal besar yang kemudian menghalalkan segala cara untuk menang.

“Ada indikasi pemilih yang didatangkan dari luar Kota Pematang Siantar. Karena banyak nama-nama yang memiliki KTP di luar Kota Pematang Siantar,” jelasnya.

“Bukan hanya itu, terjadi juga benturan antara warga di tingkat bawah sehingga menjadi  gaduh (konflik horizontal). Bukan hanya itu, terjadi juga money politik, pengelembungan suara dan sejenisnya. Harapannya diadakan pilkada ulang, agar demokrasi berjalan lancar,” lanjutnya.

Setelah sekian lama tertunda, KPU Siantar akhirnya menetapkan jadwal pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pematangsiantar, yakni 16 November 2016.
Penetapan ini diputuskan melalui rapat Pleno Komisioner KPU Siantar pada Jumat (14/10). Hal ini diputuskan menindaklanjuti keputusan Mahkamah Agung (MA) soal sengketa pilkada ini.

Calon wali kota dan wakil wali kota Pematangsiantar nomor pemilihan 2 Hulman Sitorus-Hefriansyah untuk sementara unggul pada pemilihan kepala daerah susulan, Rabu (16/11/2016).

Dari perhitungan sementara Desk Pilkada Pemerintah Kota Pematangsiantar di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), calon yang diusung Partai Demokrat itu unggul di delapan kecamatan.

Penjabat Wali Kota Pematang Siantar Anthony Siahaan mengatakan hasil tersebut merupakan laporan sementara dari rekapitulasi sementara Pilkada susulan di Desk Pilkada yang disampaikan pemerintah kecamatan.

Dalam catatan sementara, tingkat partisipasi pemilih dari 535 tempat pemungutan suara di 53 kelurahan pada delapan kecamatan sebanyak 107.457 jiwa. Jumlah ini 57,06 persen dari jumlah pemilih tetap sebanyak 188.313 orang.


“Hasil fix nantinya dari penyelenggara (KPU),” ujar Anthony. ***Dody Muhammad
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved