Headlines News :
Home » » Dapat Bocoran dari Kemenkeu KPK Tangkap OTT Pejabat Pajak

Dapat Bocoran dari Kemenkeu KPK Tangkap OTT Pejabat Pajak

Written By Infobreakingnews on Selasa, 22 November 2016 | 19.48

Jakarta, infobreakingnews  - Sri Mulyani, Menteri Keuangan  menyatakan penangkapan pejabat Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) oleh KPK, karena lembaga antirasuah itu mendapat informasi dari kementeriannya. Sri mengatakan, pemberian informasi kepada KPK itu merupakah salah satu cara kementeriannya mereformasi perpajakan di Indonesia, yakni dengan memastikan setiap pejabatnya tidak menyalahgunakan wewenang.
"Ingat  bahwa KPK melakukan ini juga bersama dengan Inspektorat Jenderal kita. Jadi ini bukan sesuatu yang dari luar secara sendiri. Tapi kami di dalam akan terus melakukan secara konsisten, untuk menyampaikan kepada seluruh tax payer masyarakat Indonesia, bahwa kami akan terus melakukan pembersihan di dalam dan juga pembersihan pada pembayar pajak yang tidak membayar pajak. Ini harus konsisten kedua belah pihak," kata Sri di kantornya, Selasa (22/11/16).
Sri mengatakan, dia sangat mengapresiasi langkah KPK yang menangkap pejabat Ditjen Pajak yang terlibat korupsi. Kata dia, pejabat di Kemenkeu yang korupsi menunjukkan mereka bersifat tamak dan harus diperangi. Kata dia, upaya membersihkan kementeriannya dari pejabat yang korupsi itu juga berlaku untuk direktorat lainnya, seperti Bea dan Cukai dan Perimbangan Keuangan. 
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto mengatakan, sudah sejak lama kementeriannya melalui Inspektorat Jenderal berkoordinasi dengan KPK. Kata dia, kerja sama itu untuk menghilangkan pejabat yang terlibat korupsi dalam kementeriannya. Selain itu, kata dia, penangkapan pejabat   juga membuktikan keseriusan Kemenkeu melawan praktik korupsi.
Senin kemarin  malam KPK menangkap  penyidik pajak Handang Sukarna. Handang adalah pejabat eselon 3 Kantor Pusat DJP, Kasubdit Bukti Permulaan Dit Penegakan Hukum. Selain Handang, KPK juga menangkap pengusaha Mohan. di kawasan Kemayoran Jakarta Pusat.  Diduga suap terkait  untuk mendapat keringanan pajak impor barang.*** Raymon Sinaga
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved