Headlines News :
Home » » Kasus Ahok Ganggu Konsentrasi Presiden Joko Widodo

Kasus Ahok Ganggu Konsentrasi Presiden Joko Widodo

Written By Infobreakingnews on Minggu, 13 November 2016 | 16.49

Jakarta, infobreakingnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sukses memberikan respon secara cepat terkait ancaman terhadap NKRI dan Kebhinekaan yang terjadi belakangan ini‎. Langkah Presiden menemui sejumlah kalangan mulai dari agamawan, Polri, hingga TNI, mendapat apresiasi dari banyak pihak.
Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Eva Kusuma Sundari, mengatakan, situasi saat ini memang mengancam langsung pemerintahan Jokowi, dengan kasus Ahok dijadikan sebagai titik picu.
"Ini memang akumulasi, momentum yang ketemu dengan kepentingan orang yang tak suka sama Pak Jokowi," kata Eva Sundari, di Jakarta, Minggu (13/11).
Menurut Eva, sebenarnya cukup aneh saat pemerintahan Jokowi yang dinilai memiliki banyak prestasi dan berhasil membangun perekonomian serta struktur politik yang bagus, membuat banyak pihak "merasa gerah" dengan kemajuan yang diraihnya.
"Bussiness is not as usual as before buat mereka. Tak usah saya jelaskan, banyak pasti yang merasakan. Orang seperti Pak Jokowi, he successfully made someone looked bad. Pak Jokowi kerja keras, tak korup, dan tegas. Hal itu membuat banyak pihak geregetan," jelas Eva.‎
"Jadi, kalau menyangkut kinerja itu, sulit menganggu Pak Jokowi. Maka kalau mau mengganggu, ya kasus Ahok ini pemicunya. Pak Jokowi selama ini tekun bekerja. Tapi akibat kondisi sekarang ini, konsentrasi dan hobinya untuk bekerja jadi terganggu," jelas Eva.
Kondisi saat ini, lanjut dia, memang saat krusial bagi Indonesia dan pemerintahan Jokowi. Untungnya, kata Eva, pihaknya menilai Jokowi adalah pemimpin yang penuh keahlian (skillful), dan bersedia membangun dialog dengan semua pihak yang memang berniat membangun Indonesia. "Dengan cara melakukan komunikasi dengan cara dialogis, beliau bersedia rendah hati," imbuhnya. *** Ardiansyah Harahap.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved