Headlines News :
Home » » Terkait Suap Saipul Jamil, Justru Kini Kejagung Akan Periksa Penyidik KPK

Terkait Suap Saipul Jamil, Justru Kini Kejagung Akan Periksa Penyidik KPK

Written By Infobreakingnews on Sabtu, 08 Oktober 2016 | 08.17

Jakarta, infobreakingnews - Terungkapnya uang pelicin Rp 250 juta yang diberikan Saipul Jamil kepada dua oknum jaksa bernama Dado dan jaksa Yansen dari jumlah sebesar Rp 1 Miliar yang diminta oleh dua oknum jaksa di Kejari Jakarta Utara dalam BAP penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membuat Jaksa Agung HM.Prasetyo berang, dan meminta aparat Kejagung kini gencar mengusut dugaan permaian kotor kedua anakbuahnya tersebut. " Saya perintahkan Jamwas agar segera memeriksa keduanya." kata Prasetyo, Jumat (7/10).

Anehnya sampai sejauh ini justru pihak KPK masih belum berani mengungkap kedua oknum jaksa tersebut walau banyak media berkali kali memberitakannya. Kasus ini menjadi biang kerok dibalik kegusaran pihak Saipul Jamil karena nyatanya pihak Jaksa menuntutnya 7 tahun dan tidak jadi menuntut Ipul 3 tahun sebagaimana awalnya dijanjikan, karena permintaan Rp 1 miliar itu tidak disanggupi, akibat Saipul Jamil hanya bisa memberikan sebesar Rp 250 juta saja.

Permainan kotor dua oknum jaksa Kejari Jakarta Utara itu terungkap dalam BAP halaman 7 nomor 14 itu menyebutkan, uang sebesar Rp 250 juta diserahkan kepada jaksa Dado dan Yansen sebelum tuntutan dibacakan. 

"Awalnya Jaksa minta Rp l milyar dan akan menuntut dengan pasal yang paling ringan, 292 KUHP. Tapi janji itu mengecewakan, saya dituntut 7 tahun penjara yang mulia." ungkap Saipul jamil saat bersaksi dalam persidangan praperadilan belum lama ini di PN Jakarta Selatan.

Sampai dengan berita ini diturunkan, aparat Jamwas Kejagung kini memeriksa kedua jaksa nakal tersebut bahkan kabarnya pihak Jamwas juga akan memanggil sejumlah pihak termasuk penyidik KPK yang pertama kali menyebutkan adanya keterlibatan dua jaksa dalam dugaan pemerasan terhadap Saipul jamil.*** Mil.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved