Headlines News :
Home » » Sekitar Rp 2 Triliun Uang Hasil Penipuan Dimas Hilang Dibawa Kabur Dari Bunker

Sekitar Rp 2 Triliun Uang Hasil Penipuan Dimas Hilang Dibawa Kabur Dari Bunker

Written By Infobreakingnews on Rabu, 26 Oktober 2016 | 07.24

Surabaya, infobreakingnews - Diduga sekitar  Rp 2 triliun lebih uang hasil kejahatan dari penipuan yang hilang didalam bunker rahasia padepokan Dimas, kini menjadi kerja keras pihak Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim membongkarnya sekaligus mengejar para pelaku yang diduga membawa kabur uang  tersebut.
Hingga kini Polisis sudah melakukan pemeriksaan terhadap Laila (32), istri kedua pimpinan Padepokan (Bank Gaib) Dimas Kanjeng Kabupaten Probolinggo, Taat Pribadi (46) selama sembilan jam di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (25/10) siang hingga malam hari.
Laila yang dikorek seputar kasus penipuan berkedok penggandaan uang sekaligus tentang aliran dana yang diperoleh tersangka (suaminya) Taat Pribadi berasal dari kumpulan uang mahar puluhan ribu pengikutnya, menyatakan tidak tahu-menahu. Namun demikian, terhadap keberadaan dua bunker dekat rumahnya yang semula diduga penuh berisi uang mahar hasil setoran dari para pengikutnya, Laila hanya memperkirakan sudah "dievakuasi" beberapa orang kaki tangan Taat Pribadi.
Laila mengaku tidak mengetahui identitas orang tersebut termasuk disembunyikan dimana.
“Pemeriksaan ketiga saksi yang semuanya istri pertama, kedua dan ketiga tersangka Taat Pribadi masih belum menunjukkan, siapa yang menguras isi bunker dan disembunyikan dimana. Masih belum jelas keberadaannya. Isi bunker itu masih misteri. Ini masih kita telusuri,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol RP Argo Yuwono yang dikonfirmasi, Rabu (26/10) tadi pagi.
Argo Yuwono meyakini pelaku yang memindahkan isi bunker akan tertangkap. Dan, jika nantinya ada kesaksian dari pelaku yang menyebutkan ketiga istri Dimas Kanjeng mengetahui, maka tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan status ketiganya.
"Kalau ada dua alat bukti yang kuat, maka hal itu bukan sesuatu yang mustahil jika penyidik menaikkan status mereka," tandas Argo Yuwono,
Dalam pemeriksaan atas ketiga istri Taat Pribadi itu penyidik menyodorkan pertanyaan seputar aliran dana bernilai ratusan miliar dan bahkan triliunan rupiah. Uang yang terkumpul begitu besar itu merupakan mahar dari pengikut padepokan.
“Dari hasil pemeriksaan ketiga istri tersangka Taat Pribadi, mereka mengaku tidak mengetahui, siapa sosok yang memindahkan isi bunker itu dan dibawa kemana," katanya.
Sehari sebelumnya, istri pertama Rahma Hidayati dan istri ketiga Marveni yang sudah lebih dahulu diperiksa tim penyidik, juga mengaku tidak mengetahui kemana aliran dana yang didapat suami mereka dari setoran para pengikutnya. Demikian pula dengan tumpukan  uang pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 yang sebelumnya sempat ditayangkan melalui YouTube untuk menarik minat warga masyarakat untuk ikut menjadi pengikut Padepokan yang menjanjikan bakal menggandakan uang mahar mereka antara 100 kali hingga 1.000 kali lipat dalam kurun waktu tertentu.
“Kita masih akan mencari informasi tentang keberadaan orang yang diduga keras membawa uang Padepokan Dimas Kanjeng yang semula disimpan di bunker, yang sengaja dibuat di rumah lain di luar rumah ketiga isterinya,” ujar Argo. *** Dani Setiawan.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved