Headlines News :
Home » » Gayus : Ada 5 Hakim Agung Yang Tidak Layak di MA

Gayus : Ada 5 Hakim Agung Yang Tidak Layak di MA

Written By Infobreakingnews on Selasa, 04 Oktober 2016 | 07.27

Jakarta, infobreakingnews - Ini baru berita dasyat bagi dunia peradilan karena secara tegas dan mendadak Hakim Agung Gayus Lumbuun mengungkapkan, ada lima hakim agung yang saat ini berdinas di MA tetapi justru tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang Mahkamah Agung. Syarat untuk menjadi hakim agung salah satunya ialah berpengalaman menjadi hakim tinggi selama tiga tahun.

"Ada lima. Dua pimpinan MA, tiga hakim agung yang tidak memenuhi syarat Pasal 7 dalam UU MA. Ada yang cuma setahun (jadi hakim tinggi), ada yang setahun lebih," katanya kepada infobreakingnews.com, Selasa (4/10/2016).


Dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 2009 tentang perubahan Undang-undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung, pada Pasal 7 angka 6 disebutkan dengan jelas, untuk diangkat menjadi Hakim Agung berpengalaman paling sedikit 20 tahun menjadi hakim termasuk paling sedikit 3 (tiga) tahun menjadi hakim tinggi.

Gayus mengaku hal tersebut baru terungkap beberapa bulan lalu. Setelah dikonfirmasi ke Komisi Yudisial, Gayus menyebut bahwa KY kecolongan saat itu. "KY yang lama mengaku, bahwa kami kecolongan karena MA waktu mengantar menyebutkan bahwa mereka hakim tinggi di DKI yang ditugaskan di MA," ungkapnya. 

Gayus mengeluhkan terkait hakim agung yang duduk dalam pimpinan MA. Pasalnya, di dalam Perma MA disebutkan bahwa pimpinan MA adalah pimpinan majelis. "Bagaimana pimpinan majelis yang belum pernah berpengalaman di hakim banding, padahal akan memeriksa dan mempimpin hakim-hakim yang sudah berpengalaman. Itu persoalannya," beber Gayus.

Untuk itu, menurutnya, perlu segera dilakukan evaluasi seluruh pimpinan di jajaran peradilan dari pengadilan tingkat pertama, tingkat banding sampai dengan tingkat tertinggi di MA.*** Emil Simatupang.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved