Headlines News :
Home » » Polisi Tahan Tersangka Baru Terkait Kejahatan Perbankan di Bank Of India Indonesia Tbk

Polisi Tahan Tersangka Baru Terkait Kejahatan Perbankan di Bank Of India Indonesia Tbk

Written By Infobreakingnews on Jumat, 02 September 2016 | 06.28

Jakarta, infobreakingnews - Polisi Metro Jaya akhirnya menahan satu orang lagi berinisial HK, pegawai kantor pusat Bank Of India Indonesia Tbk, dalam pengembangan kasus kejahatan perbankan Bank Of India Indonesia Tbk.

Tersangka HK diduga ikut terlibat sebagai otak pembobol dibalik sejumlah giroblilyet yang dicairkan melalui nasabah atas nama Kunal Gobindram, yang sampai kini masih sebagai saksi mahkota, yang tidak pernah memiliki uang saldo yang cukup pada rekeningnya.

"Tersangka HK ditangkap dan langsung dilakukan penahanan sejak pukul 16.00 Wib Rabu (31/8) atas perbuatan nya yang ikut mencairkan sejumlah cek, padahal HK adalah merupakan salasatu kabag di BOI kantor Samanhudi Jakarta. " kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, kepada infobreakingnews.com, Kamis (1/9).

Sebelumnya Polisi telah menangkap dan menjebloskan kedalam sel tahanan Muhammad Yunan, mantan Kepala Cabang Bank Of India Indonesia Tbk MD Place Jakarta yang ikut menikmati uang jarahan yang mereka dapatkan dengan membobol Bank tempatnya bekerja sehingga kerugian yang diderita Bank Of India sebesar Rp 18 Miliar lebih.

Pihak Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya sudah memeriksa 19 orang saksi dan menetapkan HK sebagai tersangka penggelapan dalam jabatan atau yang lazim disebut sebagai  tindak pidana kejahatan perbankan sekaligus tindak pidana pencucian uang (TPPU), sebagaimana yang diatur dalam Pasal 374 KHUP dan Pasal 49 Ayat 1 UU RI No.10Tahun 1998 Tentang Perbankan dan Pasal 3,4,5 UU RI No.8 Tahun 2010 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. 

"Tersangka lainnya sangat mungkin terus bertambah " pungkas Awi *** Emil fosters.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved