Headlines News :
Home » » Sampai Pekan Ini Saja Tebusan Amnesty Capai Rp 60 Triliun

Sampai Pekan Ini Saja Tebusan Amnesty Capai Rp 60 Triliun

Written By Infobreakingnews on Selasa, 27 September 2016 | 08.59

Ketua Umum Kadin, Rosan
Jakarta, infobreakingnews - Kadin Indonesia memperkirakan dana tebusan amnesti pajak (tax amnesty) menembus angka Rp 60 triliun pada akhir September 2016 atau pekan ini. Pada Selasa (27/9) besok, seluruh anggota Kadin dari pusat hingga daerah akan serentak mendeklarasikan kekayaan dan membayar tebusan.
Hingga Senin (26/9) pukul 11.30 WIB, dana tebusan berdasarkan surat setoran pajak (SSP) yang diterima mencapai Rp 56,1 triliun atau 34 persen dari target tahun ini sebesar Rp 165 triliun. Angka itu melampuai estimasi Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi sebesar Rp 45 triliun hingga akhir September. Sedangkan dana tebusan berdasarkan surat pernyataan harta (SPH) yang disampaikan mencapai Rp 43,1 triliun atau 26,12 persen dari target. 
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menilai partisipasi masyarakat-- khususnya pengusaha--semakin tinggi untuk mengikuti program amnesti pajak menjelang akhir September 2016. Dia optimistis dana tebusan bakal tembus Rp 60 triliun akhir bulan ini.
“Target dana tebusan tahun ini bisa tercapai. Salah satunya akan dikontribusi oleh keikutsertaan anggota Kadin dari pusat hingga daerah yang secara serentak akan mendeklarasikan kekayaan dan tebusan pada 27 September 2016,” katanya kepada infobreakingnews.com, di Jakarta, Selasa( 27/9).
Menurut Rosan, tingginya animo pengusaha antara lain didorong kelonggaran yang diberikan pemerintah berupa perpanjangan waktu penyelesaian administrasi program amnesti pajak tahap I, dari semula akan berakhir pada 30 September menjadi 31 Desember 2016. Syaratnya, SPH, SSP, serta dana tebusan sudah diserahkan selambatnya Jumat, 30 September 2016.
Kebijakan tersebut merespons permintaan kalangan pengusaha yang ingin mengikuti amnesti pajak pada periode I yang berakhir 30 September, namun butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikan administrasinya. Perpanjangan waktu penyelesaian administrasi ini akan diatur dalam peraturan menteri keuangan (PMK) yang bakal diterbitkan dalam waktu dekat.
Pada periode I, peserta amnesti pajak membayar tarif tebusan paling murah, yakni 2 persen untuk repatriasi serta deklarasi dalam negeri dan 4 persen untuk deklarasi harta di luar negeri. Tarif meningkat pada periode II dari 1 Oktober hingga 31 Desember 2016, dengan tarif tebusan 3 persen repatriasi dan deklarasi di dalam negeri serta 6 persen untuk deklarasi luar negeri. Sedangkan periode III berlaku mulai 1 Januari 2017 hingga 31 Maret 2017, dengan tarif tebusan 5 persen untuk repatriasi dan deklarasi dalam negeri serta 10 persen untuk deklarasi harta luar negeri.
Pemerintah menargetkan dana repatriasi dan deklarasi hingga 31 Maret 2017 masing-masing Rp 1.000 triliun dan Rp 4.000 triliun, dengan target dana tebusan hingga akhir 2016 sebesar Rp 165 triliun. *** Jerry Art.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved