Headlines News :
Home » » Rapat Kerja Mendes PDTT 2016

Rapat Kerja Mendes PDTT 2016

Written By Infobreakingnews on Jumat, 16 September 2016 | 06.21

Jakarta, infobreakingnews - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (PDTT) menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis Bidang Pengembangan Kawasan Transmigrasi tahun 2016.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Sandjojo mengatakan, Rapat Kerja Teknis bertujuan memacu pengawasan percepatan pelaksanaan program pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi serta mengevaluasi kinerja berdasarkan pemotongan.
"Sehingga sasaran target kinerja kegiatan pengembangan kawasan transmigrasi tahun 2016 dapat tercapai secara akuntabel, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran," jelas Menteri PDTT Eko Putro Sanjoyo, di Hotel Mercure, ancol, Rabu, 14 desember 2016.
Menteri Eko mengakui, dipotongnya Anggaran Kementerian PDTT hingga Rp 2 Triliun cukup berpengaruh terhadap pelaksanaan program kementerian termasuk bidang transmigrasi. Namun menurutnya, hal tersebut bisa diatasi jika program transmigrasi dikeroyok oleh berbagai lembaga dan kementerian.
“Komunikasi kita dengan Kementerian lain sangat bagus. Maka untuk pengembangan transmigrasi karena anggaran kita banyak dipotong, kita bisa sinergikan dengan kementerian lain,” ungkapnya.
Menteri Eko mencontohkan,sebagian besar aktivitas ekonomi di kawasan transmigrasi bergerak di bidang pertanian. Untuk dapat mengembangkan satu komoditi tertentu, maka pengembangan  dapat dilakukan melalui kerjasama dengan Kementerian Pertanian.
“Kalau kita butuh pengembangan infrastruktur di kawasan transmigrasi, kita bisa ajak Kementerian PU (Pekerjaan Umum),” tambahnya.
Selain itu jelasnya, kawasan transmigrasi yang telah terbentuk menjadi desa juga harus mencoba untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kemudian juga fokus memproduksi dan mengembangkan satu produk unggulan.
“Banyak desa yang sukses di Indonesia karena memiliki karakter yang sama, yakni punya produk unggulan tertentu dengan skala ekonomi besar. Ditambah lagi desa yang lebih sukses, desa tersebut terintegerasi dari hulu ke hilir,” katanya.
Menteri Eko menjelaskan, transmigrasi adalah salah satu program yang mendukung nawacita ke tiga presiden RI yakni membangun Indonesia dari pinggiran. Menurutnya, program transmigrasi telah banyak meraih kesuksesan dengan melahirkan daerah-daerah maju.
“Sejauh ini transmigrasi sudah berhasil melahirkan 2 Ibukota Provinsi yakni Mamuju dan Kota Tanjung Selor. Kemudian, juga telah berhasil membentuk 104 Ibukota Kabupaten dan ribuan desa baru. Banyak juga anak-anak transmigran yang terbukti sukses,” tutupnya.*** Doddy M.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved