Headlines News :
Home » » Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi Siap Jabat Ketum PSSI

Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi Siap Jabat Ketum PSSI

Written By Infobreakingnews on Kamis, 01 September 2016 | 07.07

Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi
Jakarta, infobreakingnews - Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI direncanakan digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Proses pendaftaran para bakal calon ketua umum federasi nasional akan selesai 5 September mendatang.

Hingga Selasa (30/8), Komite Pemilihan (KP) PSSI baru menerima dua bakal calon yang diajukan sejumlah pemilik suara dalam kongres mendatang. Tercatat ada 107 pemilik suara dari 750-an anggota sah federasi nasional.

Dua nama bakal calon yang diusung, yaitu Pangkostrad Edy Rahmayadi dan Moeldoko. Selain itu, ada juga Direktur PT GTS Djoko Driyono dan CEO Arema Cronus Iwan Budianto yang dicalonkan sejumlah pemilik suara untuk posisi wakil ketua umum.
Satu nama lain yang juga gencar terdengar bakal maju sebagai calon ketua umum, yaitu mantan manajer PSM Makassar Erwin Aksa.

Pangkostrad Letjen Edy Rahmayadi yang akan maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum PSSI menyatakan semakin banyak calon akan semakin baik dalam proses pemilihan orang nomor satu di federasi sepakbola Indonesia tersebut.

"Bagi saya, semakin banyak calon ketua umum (caketum), semakin baik bagi proses pemilihan karena semakin banyak pilihan," jelas Edy Rahmayadi saat Acara Ramah Tamah Pangkostrad dengan Insan Pers di Markas Kostrad, Jakarta, Selasa (30/8).
PANGKOSTRAD siap untuk bersaing bahkan siap untuk bertarung dengan bakal calon lainnya yang juga mencuat namanya, seperti Jenderal Purnawirawan Moeldoko dalam kongres pemilihan PSSI pada 17 Oktober.

"Pak Moeldoko berhak maju. Beliau mantan komandan saya dan beliau berkampanye saya juga kampanye, yang pasti dalam persaingan kita semua harus fair," tegasnya.
Meskipun mantan panglimanya, Edy y
mengatakan hal tersebut tidak menjadi soal dalam sepakbola, terlebih urusan senior dan junior.

"Ini di luar ketentaraan, dan saya juga tidak akan melibatkan institusi. Senior dan junior tidak ada urusannya di dalam sepakbola," ujarnya.
Saya akan melakukan persetujuan dengan Menteri Dalam Negeri untuk membangun lapangan bola sekelas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di setiap provinsi," ucap Edy.

Edy juga menargetkan sepak bola Indonesia untuk berbicara banyak di Olimpide. Untuk itu, jenderal bintang tiga tersebut menekankan pentingnya pembibitan pemain sejak usia dini.

"Target mutlak saya adalah Olimpiade 2024. Meskipun periode kepemimpinan hanya sampai 2020, namun persiapannya harus dilakukan dari sekarang," katanya.
"Nantinya saya ingin Liga Nusantara difokuskan untuk pembibitan pemain U-15, U-17, dan U-19. Sedangkan Divisi Utama adalah tempatnya para pemain U-23," pungkas Edy *** Doddy
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved