Headlines News :
Home » » Lambatnya Proses Hukum Pungli Prona Di Kabupaten Tangerang

Lambatnya Proses Hukum Pungli Prona Di Kabupaten Tangerang

Written By Infobreakingnews on Kamis, 15 September 2016 | 08.19

Tangerang, infobreakingnews - Setelah terbongkarnya pengakuan yang terekam dalam vidio dari beberapa kepala desa terkait kebenaran akan pungli pada warganya sebagai pemohon pengurusan legalisasi sertifikat prona dengan jumlah biaya yang bervariasi antara ratusan ribu hingga mencapai jutaan rupiah, pihak ATR/BPN kab.Tangerang terkesan diduga hanya menanggapi sewajarnya tanpa ada usaha tegas untuk menyikapi pungli yang sudah berjalan,yang dilakukan oknum kepala desa yang mengatas namakan prona dari BPN.

Wismar yang akrab disapa Oni, selaku kepala seksi pengaturan dan penataan pertanahan di BPN kab.Tangerang juga mengetahui akan adanya pungli dipengurusan prona pada warga desa Tobat kecamatan Balaraja dimana sebelumnya telah diberitakan oleh beberapa media.

Kini, Sukarna (Nana) kepala desa Kubang kecamatan Sukamulya membenarkan adanya pungutan pada warganya untuk pengurusan prona oleh kepanitiaan yang ditunjuk olehnya sendiri. Sama halnya juga pada Edin kepala desa Cikande kecamatan Jayanti kabupaten Tangerang membenarkan hal serupa pada infobreakingnews dalam wawancara rekaman vidio.

"Selama ini proses pengurusan prona dilakukan secara sporadik dan banyak dimanfaatkan oleh oknum desa yang tak bertanggung jawab. Dengan sedikit berdalih telah dimusyawarahkan dengan warga,sementara dari BPN kabupaten sendiri gratis, "jelas Oni

Untuk antisipasi dugaan pungli yang berkembang di masyarakat pihak BPN sendiri telah menyurati Bupati, Camat bahkan instansi KPK untuk mengetahui hal ini, ditambahkan Oni.
Hingga saat ini,beberapa oknum desa yang diduga kuat melakukan tindak pidana kriminal pungli tersebut belum ada tindakan tegas dari pihak BPN sendiri yang merasa dirugikan atau pihak instansi terkait. 

Tim investigasi akan terus menggali informasi lebih banyak lagi terkait legalisasi sertifikat prona pada masyarakat ketingkat pusat di Jakarta. *** Johanda Sianturi.

                                                     

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved