Headlines News :
Home » » Kapolri Tito Karnavian Terus Pantau Perkembangan Kasus Gatot Brajamusti

Kapolri Tito Karnavian Terus Pantau Perkembangan Kasus Gatot Brajamusti

Written By Infobreakingnews on Kamis, 01 September 2016 | 08.49

Kapolri Tito Karnavian
Jakarta, infobreakingnews - Sejak pertama Gatot Brajamusti ditangkap sesaat melakukan serangkaian kejahatan berupa pesta seks bercampur narkoba dikamar lantai 11 hotel Golden Tulip merupakan hotel terbesar di Mataram NTB Lombok, Polisi sudah dibuatnya pusing karena Gatot yang penuh ketakutan dan rasa malu itu hingga terkencing kencing dan membuat anggota Polisis yang menangkapnya kurang nyaman ketika membawa paksa Gatot yang ngompol dicelana hingga basah kuyup.

"Apalagi keterangannya selalu berubah ubah saat ditanya seputar barang narkoba sabu yang ditemukan dalam saku celananya seberat 10 gram dalam plastik yang akan digunakan oleh sejumlah artis pada malam pesta kemenangannya sebagai ketum Parfi ditambah dengan ulang tahunnya di tkp. " kata HKBP Hengky Hariyadi, pentolan Satgassus Merah Putih yang baru dibentuk oleh Kapolri Tito Karnavian, guna menumpas kejahatan narkoba dikalangan profesional.

Gatot tambah terlihat linglung seperti orang sakit jiwa diruang tahanan Polresta Mataram, ketika berita di Jakarta terus berkembang dan menjerat dirinya karena akhirnya Polres Jakarta Selatan juga langsung meralat hasil uji lab temuan bubuk kristal yang ditemukan di rumah Aa Gatot Brajamusti. Semula, polisi menyatakan kristal tersebut negatif sabu, namun kemudian diralat dan dinyatakan positif sabu.

Bahkan Polda NTB sengaja mengirimkan penyidik ke Jakarta,terkait info adanya barang bukti sabu dirumah Gatot, kemudian atas permintaan Polda NTB, Kapolda Metro Jaya memerintahkan unit lapangan dari resmob, jatanras, krimum, krimsus dibantu Satnarkoba Polres Jaksel melakukan penggeledahan di rumah Gatot, yang kini gagal total upaya bertopeng dibalik kebesaran organisasi insan perfilman Parfi.

Dari penggeledahan tersebut, Satuan Narkoba Polres Jaksel selanjutnya mengamankan temuan barang bukti sejumlah peralatan hisap sabu, pil dan bubuk kristal yang ternyata kini diketahui positif sabu.


Polisi mengamankan 8 orang dalam penangkapan Gatot Brajamusti di Lombok, NTB. Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto sebelumnya mengatakan, Dari 8 orang itu, 6 di antaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Inisial 8 orang itu adalah GB (Gatot) DA (Dewi Aminah), YY, RN, R, DN, BN dan SP.

"Hasil yang didapat, itu 6 positif mengandung ampethamine, yang dua negatif. Yang dua itu BN dan SP. SP itu anak dari GB dan DA," kata Agus Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2016).

Sampai dengan berita ini diturunkan, total narkoba yang ditemukan dan menjadi alat bukti, berupa :
1. Sabu seberat 10 gram didapati dari kantong celana Gatot, dikamar 1100 Golden Tulip.
2. Sabu seberat 5 gram ditemukan didalam Tas milik Dewi Aminah, dikamar yang sama
3.Sabu kristal seberat 9 gram ditemukan dirumah Gatot di Jakarta.
4. 3 Pil Ekstasi jenis Happy 5 yang lazim digunakan dalam pesta seks narkoba, juga ditemukandi rumah Gatot dikawasan Pondok Pinang Jakarta Selatan.

Sementara soal senjata api (UU Darurat) dan sejumlah Satwa liar(UU Perlindungan Satwa) merupakan ranah hukum tindak kejahatan lainnya yang dilakukan Gatot, termasuk dugaan kejahatan pencucian uang yang didapat Gatot secara menyimpang dan kejahatan lainnya yang kini sedang dalam pengembangan aparat terkait dilapangan atas perintah Kapolri Tito yang terus memantau perkembangan kasus yang membuat malu organisasi Parfi ini. *** Mil.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved