Headlines News :
Home » » Dukun Cabul Gatot Brajamusti Penjahat Kelamin Dilaporkan 4 Korbannya

Dukun Cabul Gatot Brajamusti Penjahat Kelamin Dilaporkan 4 Korbannya

Written By Infobreakingnews on Jumat, 09 September 2016 | 01.48

Gatot Brajamusti
Jakarta, infobreakingnews - AA Gatot Brajamusti, Srigala berbulu domba, bertopengkan agama padahal sesungguhnya asli sebagai penjahat kelamin yang kompleks. Itulah sebutan yang pantas bagi seorang dukun cabul yang mendadak menduduki jabatan bergengsi ketua umum Parfi  

Gatot Brajamusti, yang kini dilaporkan oleh seorang perempuan cantik CT(26) yang diiperkosa oleh Gatot hingga hamil bahkan pernah sebelumnya digugurkan di klinik Cikini Jakarta.

Sudharmono Saputra, salah satu kuasa hukum yang mendampingi korban melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Dia mengatakan dugaan pemerkosaan itu terjadi ketika korban berusia 16 tahun. Korban saat itu sudah tidak bersekolah, hanya sampai tamat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal ini terungkap sebagaimana dalam laporan resmi bernomor LP/4360/IX/2016/PMJ/Ditreskrimum atas dugaan Pasal 285 KUHP jo 286 KUHP.

"Kejadian itu terjadi ketika klien saya berusia 16 tahun, saat itu tahun 2007 sampai 2011. Korban saat itu masih sangat muda dan tidak mengerti," ujar Sudharmono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/9/2016).

CT kemudian lebih berani melaporkan peristiwa perkosaaan itu kepada Polisi setelah mendapatkan penasehat hukumnya yang mendorong CT agar tidak perlu takut lagi kepada pengaruh gaib palsu atau segala yang pernah disebutkan Gatot kepada hampir semua pasien di padepokan Sukabumi.


"Korban ketakutan dan selama ini didoktrin bahwa dia (Aa Gatot) adalah Tuhan, titisan Nabi Sulaiman, malaikat Izroil lah. Kemudian diancam bila tidak mengikuti keinginan dia, maka nanti akan celaka. Sehingga korban ketakutan dengan ancaman-ancaman dan doktin itu dan mengikuti keinginannya," bebernya.

Bahkan, lanjut Sudharmono, kliennya pernah hamil karena disetubuhi korban. Saat ini, korban juga sudah memiliki anak dari Aa Gatot yang kini berusia 4 tahun.

"Dulu waktu korban berusia 20 tahun itu korban pernah hamil tetapi disuruh untuk digugurkan dan digugurkan saat usia kandungan 2 bulan. Digugurkan di Raden Saleh, biaya dari mereka," tambahnya.

"Kemudian tahun 2011 korban hamil lagi dan anaknya lahir tahun 2012. Tetapi anak tersebut tidak diakui oleh Aa Gatot," sambungnya.

Setelah kehamilan di tahun 2011, korban akhirnya 'lepas' dari cengkeraman Aa Gatot. "Korban lepas dari Aa Gatot setelah dibawa rukyah oleh orangtuanya. Selama bersama Aa Gatot, korban ini selalu menentang orangtua," tuturnya.

Saat ditanya mengapa korban baru melaporkan dugaan pemerkosaan itu sekarang, Sudharmono menyebut kliennya merasa takut.

"Kkarena itu tadi, korban merasa takut dan percaya bahwa Aa Gatot itu Tuhan, titisan nabi Sulaeman, malaikat. Setelah ada ramai-ramai kasus Aa Gatot ini baru korban berani untuk melapor," terangnya.

Sudharmono menambahkan, selain CT, ada juga 4 wanita lainnya yang mengaku menjadi korban Aa Gatot. "Ada yang salah satunya mengaku jadi korban pemerkosaan Aa Gatot juga. Besok kita lapor lagi," pungkasnya. *** Team Breaking News.




Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved