Headlines News :
Home » » Ditahan KPK, Andi Taufan Sindir Bendahara Umum PAN

Ditahan KPK, Andi Taufan Sindir Bendahara Umum PAN

Written By Infobreakingnews on Rabu, 07 September 2016 | 07.36

Andi Taufan Tiro
Jakarta, infobreakingnews - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Anggota Komisi V dari Fraksi PAN, Andi Taufan Tiro, Selasa (6/9). Penahanan ini dilakukan setelah penyidik memeriksa Andi Taufan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) tahun anggaran 2016.
Keluar ruang pemeriksaan sekitar pukul 18.00 WIB, Andi Taufan terlihat telah mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye. Sambil tersenyum, Andi Taufan yang dikonfirmasi awak media mengenai penahanannya ini justru berterima kasih pada PAN. Terutama Bendahara Umum PAN, Nasrullah.
"Saya ucapkan terima kasih kepada PAN, terkhusus Bendahara Umum ya," kata Andi Taufan usai diperiksa penyidik di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (6/9).
Meski demikian, Andi tak menjelaskan lebih jauh mengenai ucapan terima kasihnya tersebut.
Disinggung mengenai adanya aliran dana suap kepada PAN, Andi Taufan hanya diam membisu.
Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan, penahanan terhadap Andi Taufan dilakukan penyidik untuk memudahkan penyidikan kasus suap yang menjeratnya. Andi Taufan ditahan penyidik setidaknya selama 20 hari mendatang di Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur.
"Ditahan di Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur untuk 20 hari ke depan," kata Priharsa.

Diketahui, Andi Taufan bersama Kepala BPJN IX, Amran HI Mustary diketahui ditetapkan sebagai tersangka pada April 2016 lalu.
Andi Taufan diduga turut menerima uang suap sebesar Rp 7 miliar dari Direktur PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir untuk memuluskan proyek jalan di Maluku dan Maluku Utara.*** Mil.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved