Headlines News :
Home » » Tonin Singarimbun: KPK Rendahkan Martabat Advocat

Tonin Singarimbun: KPK Rendahkan Martabat Advocat

Written By Infobreakingnews on Kamis, 11 Agustus 2016 | 21.02

Advocat/Pengacara Hukum Ir. Tonin Tachta Singarimbun SH, Saat Mendampingi Nafiyah, Isteri Samsul Hidayatullah, Kakak Saipul Jamil, Di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2016) Dalam Perkara Melawan KPK.
Jakarta, infobreakingnews - Adalah Tonin Tachta Singarimbun, putra Tanah Karo yang menjadi Advokat & Pengacara Hukum di ibukota Jakarta, karena merasa terpanggil sebagai anak bangsa yang sejak awal merasa prihatin dan sedih melihat sejumlah kezholiman yang terus menerus dilakukan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  terhadap orang yang ditangkap dan dijadikan sebagai tersangka, serta merampok harta bendanya tanpa mengindahkan prosedural hukum sebagaimana yang telah diatur dalam KUHAP.

" Isi KPK itu juga orang biasa yang tak luput dari salah dan dosa. Karena KPK bukanlah malaikat suci atau kumpulan orang orang suci, dan karena hal itu membuat saya sangat yakin bahwa ada banyak hal yang dilanggar KPK saat mereka menangkap orang seenaknya, menggeledah rumah orang tanpa surat penetapan dari Ketua Pengadilan, serta melakukan penyitaan dan menjadikan orang sebagai tersangka dengan cara amburadul. Karena itulah saya akan terus menerus melakukan gugatan praperadilan, demi sebuah kebenaran hakiki yang tidak dibungkus oleh kekuasaan superbody bagaikan Malaikat Suci." ungkap Tonin Singarimbun kepada infobreakingnews.com, sesaat usai Dua perkara Praperadilan yang sedang ditangani Singarimbun, panitera pengganti PN Jakarta Utara Rohadi dan Samsul Hidayatullah, kakak pedangdut Saipul Jamil, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2016).

"Saya malah sedang bertanya, adakah lagi hakim seperti Sarpin yang berani menentang kinierja KPK , ketika KPK seenaknya menjadikan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka. lalu dibantai habis oleh Hakim Sarpin ?" cetus Tonin secara ganas sesuai marga leluhurnya Singarimbun.

Tonin semakin ganas, seakan urat takutnya terhadap KPK telah putus, saat Dua perkara Praperadilan, Rohadi dan Samsul Hidayatullah di PN Jakarta Selatan terpaksa ditunda akibat ulah pihak KPK yang selalu sejak dulu tidak pernah hadir pada hari persidangan pertama, lalu menulis surat permohonannya ke Pengadilan untuk meminta waktu persidangan ditunda sampai dua minggu lamanya dengan alasan KPK masih sibuk mendata surat surat bukti berkas perkara praperadilan. 

Padahal sebelumnya justru pihak KPK lah yang menyatakan PN Jakpus tidak berwenang,ketika beberapa waktu lalu Tonin mengajukan perkara ini di PN Jakpus, lalu dengan seenaknya saja merendahkan martabat advocat, dengan menyatakan belum siap dan minta waktu dua minggu. Padahal cara kotor KPK seperti inlah, yang kemudian perkaranya dipercepat oleh KPK melimpahkannya kepengadilan, agar gugatan praperadilan kami secara hukum ditolak. 

"Kan ini namanya kelicikan KPK yang menyimpang dari prosedural hukum." pungkas Singarimbun dihadapan sekitar 45 wartawan dari sejumlah media. *** Emil Simatupang.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved