Headlines News :
Home » » Presiden Jokowi Minta Kapolri Usut Tuntas Oknum Yang Nikmati Uang Narkoba Frredy Budiman

Presiden Jokowi Minta Kapolri Usut Tuntas Oknum Yang Nikmati Uang Narkoba Frredy Budiman

Written By Infobreakingnews on Kamis, 11 Agustus 2016 | 19.17

Nusa Dua, infobreakingnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian mengusut tuntas dugaan keterlibatan aparat dalam kasus perdagangan narkoba di negeri ini.
Presiden Jokowi juga telah menginstruksikan Kapolri membentuk tim khusus yang melibatkan berbagai kalangan untuk mengungkap oknum aparat yang terlibat dalam bisnis barang haram itu.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi pengakuan Koordinator Kontras Haris Azhar terkait keterlibatan aparat dalam bisnis narkoba.
“Polri berhati-hati dalam menyelidiki kasus dugaan keterlibatan aparat dalam kasus peredaran narkoba seperti yang disampaikan Koordinator Kontras Haris Azhar. Ditelusuri, diungkap dan diproses kalau benar-benar sesuai yang disampaikan,” kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai membuka Kongres ke-3 Asosiasi Mahkamah Konstitusi dan Institusi Sejenis se-Asia, di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/8).
Namun, dia menyayangkan langkah Haris Azhar yang mengungkapkan kasus itu setelah gembong narkoba Freddy Budiman dieksekusi mati.
“Tapi ingat, peristiwa ini sudah lama, sudah sejak tahun 2012. Kenapa tidak diungkap dulu-dulu,” kata dia.
Sebelumnya Haris Azhar menyatakan langkah itu ditempuh dengan memperhitungkan situasi politik yang sedang berkembang di Indonesia.
Presiden Jokowi telah mengajak pihak-pihak berkompeten untuk bergabung dengan tim yang dibentuk Polri agar dapat mengungkapkan kasus itu.
“Saya sudah sampaikan kepada Kapolri siapa pun yang memiliki kapasitas untuk masuk dalam tim itu silahkan. Semakin banyak pakar, yang punya kemampaun untuk mengungkap itu, silahkan masuk,” katanya. *** Putu Ryan.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved