Headlines News :
Home » » Menteri Susi Ancam Mundur Jika Modal Asing MasukTangkapan Ikan.

Menteri Susi Ancam Mundur Jika Modal Asing MasukTangkapan Ikan.

Written By Infobreakingnews on Jumat, 05 Agustus 2016 | 05.34

Jakarta, infobreakingnews - Apa yang dituturkan Menteri Susi benar dan sangat tepat karena sejak diangkat menjadi Menteri, semua kemampuannya dipersembahkn untuk mensejahterakan rakyat.
Akibatnya dari ketegasannya itulah Susi Pudjiastuti siap mundur dari jabatannya apabila pemodal asing diberikan ruang untuk terlibat di subsektor perikanan tangkap di Tanah Air. Susi berpendapat, praktik penangkapan ikan secara ilegal (illegal, unreported, and unregulated/IUUfishing) yang marak di Indonesia berawal dari dibebaskannya modal asing masuk ke subsektor perikanan tersebut.
Susi mengatakan, IUU fishing berawal dari dibebaskannya modal asing masuk ke subsektor perikanan tangkap. Karena itulah, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejak digawangi Menteri Susi mengajukan agar investasi asing cukup di subsektor pengolahan ikan, pemasaran, teknologi, shipyard, hingga cold storage.
“Kalau sampai subsektor perikanan tangkap diberikan kepada modal asing, saya siap untuk mundur. Karena reformasi perikanan harus disiplin dan itu untuk kepentingan sustainability,” kata Susi dalam konferensi pers di Jakarta,  Jumat (5/8).
Susi menuturkan, selama dua dekade terakhir, kinerja sektor perikanan Indonesia terus anjlok. Dengan laut yang luas, sektor perikanan Indonesia hanya menempati posisi ketiga di Asia Tenggara. Sebelum mengalami penurunan sejak 2003, nelayan di Pangandaran dan sekitarnya masih bisa mendapat 10-20 ton udang setiap hari dan lobster sekitar 3-4 ton. Namun sejak 2003, perlahan-lahan hasil tangkapan nelayan berkurang.
“Hal itu akibat eksploitasi sumber daya laut dan ikan di perairan Indonesia, mulai dari penangkapan ikan secara ilegal (IUU fishing) hingga jumlah kapal ikan yang berlebihan. Karena itu, pemberantasan IUU fishing dan menutup masuknya kapal asing ke subsektor perikanan tangkap merupakan solusi yang harus diterapkan secara tegas,” kata Susi.*** Any Christmiaty.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved