Headlines News :
Home » » Mendag Ancam Bakal Cabut Ijin Usaha Pedagang Yang Mainkan Harga

Mendag Ancam Bakal Cabut Ijin Usaha Pedagang Yang Mainkan Harga

Written By Infobreakingnews on Minggu, 07 Agustus 2016 | 16.50

Jakarta, infobreakingnews - Rakyat pengen tau apakah yang diucapkan Menteri baru ini bakal jadi kenyataan atau cuma ngomong doang seperti kebanyakan lainnya. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukitoyang baaru dilantik  berencana, dan selalu saja berencana tapi ga pernah jadi nyata akan mencabut izin usaha dari pengusaha yang kedapatan mempermainkan harga di pasar. Ini termasuk harga daging sapi, hingga harga bahan pokok lainnya.

"Saya cabut izinnya. Kalau mereka enggak sanggup, banyak orang yang sanggup," kata Enggar kepada sejumlah wartawan usai melakukan sidak di Pasar Modern BSD City dan Pasar Anyar, Tangerang, Minggu (7/8/2016).


Dirinya menambahkan, pemerintah akan menjamin harga supply setiap bahan pokok tersedia. Untuk itu, pemerintah akan berusaha menyediakan pasokan bahan pokok tetap seimbang meski harus melakukan impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Selain itu, dirinya mengaku tidak anti asing sehingga mempersilahkan setiap pelaku untuk berinvestasi. Namun pada akhirnya pemerintah akan berusaha membuat peta jalan (road map) agar kemandirian pangan bisa tercapai.

"Kami menyadari masih ada defisit. Ketersediaan dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Hanya, kita akan prioritaskan, kita harus ada roadmapnya, agar bisa mandiri pangan. Daging, beras, semua produksinya kita harus mandiri," jelas dia.

Di sisi lain, pemerintah juga harus mempersiapkan diri agar kebutuhan pokok di periode tertentu dapat tersedia dengan baik. Dengan begitu, pemerintah bisa menjamin jika harga di pasar tetap terjangkau bagi masyarakat.

"Ada waktu-waktu yang seasonal. Kebutuhan daging misalnya secara total nanti kita akan lihat dan stoknya harus ada keseimbangan. Kalau masyarakat dan pasar tahu bahwa tidak ada kelangkaan, pasti akan ada koreksi harga pasar dan itu akan kita jamin," pungkasnya.


Hingga saat ini hampir semua harga bahan pokok dipasar tradisionil tetap bertahan sejak lebaran, membuat rakyat terasa berat beban hidupnya. *** Candra Wibawanti.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved