Headlines News :
Home » » Mantan Gubernur Sumut Kembali Sebagai Terdakwa Di Pengadilan Tipikor Medan

Mantan Gubernur Sumut Kembali Sebagai Terdakwa Di Pengadilan Tipikor Medan

Written By Infobreakingnews on Senin, 01 Agustus 2016 | 19.13

Medan, infobreakingnews - Mantan Gubernur Sumatera Utara (Gubernur Sumut) Gatot Pujo Nugroho menjalani sidang perdana kasus korupsi dana bantuan sosial (Bansos) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Senin (1/8).
Dalam persidangan itu, jaksa penuntut Rehulina Purba di hadapan majelis hakim Djaniko MH Girsang, Berlian Napitupulu dan Merry Purba, mendakwa Gatot yang merugikan negara sebesar Rp 4,34 Miliar.
"Terdakwa melakukan tindak pidana korupsi secara sendiri, atau bersama - sama dengan Kepala Badan Kesbangpolinmas Provinsi Sumut, Eddy Syofian. Tindakan terdakwa melawan hukum," ujar Rehulina.
Menurutnya, tindakan Gatot melanggar Pasal 2 ayat (1) subs Pasal 3 jo Pasal 18 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.
“Tindakan terdakwa secara sah melawan hukum dan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu koorporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara,” ujarnya.
Gatot terlibat kasus korupsi dengan menerbitkan peraturan gubernur yang diantaranya menetapkan proses penganggaran dana hibah dan bansos melalui evaluasi SKPD. Kemudian sekitar Oktober-November 2012, dia memanggil sejumlah bawahannya, termasuk Eddy Syofian.
Saat proses pencairan dana hibah itu ternyata Gatot tidak melakukan verifikasi. Kemudian ditemukan kejanggalan penerima hibah. Ada sebanyak 17 lembaga penerima dana dan tidak sesuai dengan ketentuan.
Jaksa juga mengaitkan Gatot dalam kasus korupsi Kepala Badan Kesbangpolinmas Provinsi Sumut, Eddy Syofan. Orang bersangkutan sudah dinyatakan bersalah oleh pengadilan dengan vonis 5 tahun penjara.*** Bonggas Sibuea.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved