Headlines News :
Home » » Ivan Haz di Vonis 1,5 Tahun Penjara

Ivan Haz di Vonis 1,5 Tahun Penjara

Written By Infobreakingnews on Kamis, 11 Agustus 2016 | 19.40

Jakarta, infobreakingnews - Eks anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Fanny Syafriansyah alias Ivan Haz dihukum satu tahun enam bulan penjara. Ivan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kekerasan pada pembantu rumah tangganya, Toipah.
 
"Menyatakan Fanny Syafriansyah alias Ivan Haz terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan kekerasan fisik dalam lingkup tumah tangga secara berlanjut. Menghukum terdakwa dengan pidana penjara satu tahun dan enam bulan," kata Hakim Ketua Yohanes Priana saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (11/8/2016).
 
Hakim Yohanes menyebut Ivan terbukti melanggar Pasal 44 ayat 1 jo Pasal 5 huruf a UU RI Nomor 23 Tahun 2004 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. Hakim menyebutkan visum Toipah dalam putusan, seperti luka di telinga kiri, pipi kiri dan kanan luka memar, dahi kanan luka lecet, siku kiri luka memar, lengan kanan luka memar, punggung luka memar, tungkai kanan luka memar serta puncak kepala luka terbuka dangkal.
 
"Luka-luka fisik yang didapatkan karena kontak fisik dengan terdakwa menggunakan fisik terdakwa maupun alat," ujar Hakim Yohanes.


Toipah mengalami kekerasan fisik selama delapan kali selama bekerja sebagai penjaga bayi. Kekerasan dilakukan sejak Juli sampai September 2015. "Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana yang didakwakan," kata hakim.
 
Ivan diberatkan lantaran perbuatannya berpotensi menimbulkan trauma pada diri korban. Sementara anak mantan Wakil Presiden Hamzah Haz itu diringankan karena telah memberi santunan pada korban Toipah Rp150 juta, Endang Suswanti Rp50 juta dan Hasni Rp50 juta.
 
Terdakwa juga mengakui terus terang perbuatannya, menyesali dan berjanji tidak akan mengulang perbuatan tersebut. Ivan belum pernah dihukum, terdakwa sebagai kepala keluarga memiliki tanggungan seorang istri dan dua anak kecil, sebagai anggota Dewan sudah diberhentikan, dan terdakwa diharapkan bisa memperbaiki kelakuannya di kemudian hari.
 
Sebelum selesai sidang, Hakim memberikan nasehat pada Ivan. Dia diharapkan memerbaiki perbuatannya ke depan. "Ini pelajaran terbesar bagi saudara dan keluarga. Bahwa saudara bukan dari keluarga sembarangan, saudara harus bisa mengontrol diri ke depan," kata Yohanes.
 
Ivan Haz menerima vonis itu dan tak akan mengajukan banding. "Saya sudah berkonsultasi pada kuasa hukum dengan mengucapkan bismillah saya terima putusan majelis hakim," ujar Ivan.


Isteri Ivan Haz yang sebelumnya tampak selalu hadir pada persidangan, justru tidak datang melihat putusan sang suami. Ia digantikan oleh kakak Ivan dan keluarga lainnya yang sudah hadir sejak siang, walau persidangan dimulai oleh Hakim Yohanes sudah menjelang magrib. *** Samuel Art.
 



Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved