Headlines News :
Home » » Haris Azhar Harus Ungkap Sejelasnya Kepada Buwas

Haris Azhar Harus Ungkap Sejelasnya Kepada Buwas

Written By Infobreakingnews on Jumat, 05 Agustus 2016 | 05.03

Jakarta, infobreakingnews - Bercampur aduk rasa jengkel dan penasaran, karena testimoni gembong narkona Freddy Budiman, baru disebarkan oleh koordinator KontraS Haris Azhar, setelah dieksekusi Freddy sehingga menggemparkan intuisi penegakan hukum, namun masih secara bijak kepala BNN Komjen Budi Waseso sedang menelusuri kebenaran informasi soal aparat yang disebut terlibat bisnis narkoba Freddy.

Lebih bijak lagi Buwas menyebut akan menemui Haris Azhar untuk mendengarkan penuturannya secara langsung dan akan memanggil eks Kalapas Nusakambangan yang disebut dalam cerita yang terlanjur sudah dipublish keseantero jagad oleh Haris Azhar.

" Saya ingin mengali juga karena saya apressiasi manakala Pak Haris sebutkan nama karena itu memudahkan saya untuk menelusuri itu," ucap Komjen Buwas kepada sejumlah media, usai bertemu Presiden Jokowi di komplek Istana Jakarta, Kamis (4/7/2016).

Buwas berharap Haris terbuka dalam memberikan informasi termasuk bukti tentang oknum BNN yang disebutnya melindungi bisnis narkoba Freddy Budiman. Buwas menjamin kerahasiaan informasi dari Haris tersebut.

"Saya hargai, boleh ke saya. Lebih amannya kan ke saya. Di TNI mungkin bisa ke Panglima TNI. Oh saya terima kasih pasti saya lindungi dan saya tindaklanjuti itu," tegas Buwas.

Tak hanya itu, Buwas juga mengatakan akan meminta keterangan dari mantan Kalapas Nusakambangan yang bertugas tahun 2014 dan disebut berbincang dengan Haris Azhar saat itu, bernama Sitinjak.

"Kemarin beliau (eks Kalapas, Sitinjak) sudah dengan utusan kita, sekarang akan kita telusuri. Saya sudah mengirim surat resmi untuk memanggil Sitinjak melalui menteri tadi ini saya tanda tangan suratnya," terang Buwas.

"Ya kita kirim hari ini meminta izin melalui menkumham untuk bisa dihadirkan beliau, kita sifatnya kita klarifikasi," imbuhnya.

Dengan begitu, tim penyelidikan internal BNN yang sedang bekerja ini bisa mengklarifikasi kebenaran cerita yang disampaikan Haris Azhar dari Freddy Budiman. Dalam hal ini, Haris sudah dilaporkan lebih dulu oleh BNN ke polisi atas pencemaran nama baik.

"Sekarang ada yang sedang menlusuri ke lapas, ada yang sedang ke Pak Haris, ada yang sedang menelisik anggota yang dimungkinkan pada saat itu tugas pada tahun waktu yang disebut, ini sedang kita telusuri," ucap Buwas.

"Ya nanti kita ingin tahu latar belakang beliau mempublish itu apa, faktanya apa. Karena ini kan konsumsi publik dan ini seluruh Indonesia dengar dan masalahnya menyangkut institusi negara," pungkas Buwas.


Bagi Buwas, jika benar dibalik bisnis narkoba Freddy itu ada terlibat oknum BNN atau siapapun, tindakan tegas dan hukuman paling berat pasti akan dilakukan, bila perlu sebaiknya dihukum mati saja seperti Freddy Budiman. *** Adriansyah Harahap.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved