Headlines News :
Home » » Buwas Periksa Pejabat Internal BNN Terkait Nyanyian Gembong Narkoba Freddy Budiman

Buwas Periksa Pejabat Internal BNN Terkait Nyanyian Gembong Narkoba Freddy Budiman

Written By Infobreakingnews on Selasa, 02 Agustus 2016 | 19.31

Kepala BNN Komjen Buwas
Jakarta, infobreakingnews - Gembong narkoba Freddy Budiman sudah membusuk diliang kuburnya, namun pria bertubuh tambun yang hanya hidup selama 37 tahunj itu kini masih menyisahkan persoalan ditubuh intuisi hukum,terlebih pengakuan Freddy Budiman semasa hidup bahwa dia kongkalikong dengan beberapa pejabat hukum menjadi perhatian serius 

Kepala BNN Komjen Budi Waseso melakukan pemeriksaan internal di institusinya untuk mengecek pengakuan Freddy kepada Koordinator Kontras Haris Azhar pada tahun 2014 itu.
"Informasi yang berkembang tentang adanya Freddy Budiman memberi sesuatu. Khusus kita yang di BNN sudah lakukan langkah-langkah internal. Tim yang sudah bekerja," ujar pria yang akrab disapa Buwas itu kepada sejumlah wartawan di kantor BNN, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (2/8/2016)

"Saya berterima kasih kepada Saudara Haris kalau itu benar. Kita harus bersihkan dari oknum-oknum siapa pun. Termasuk jaringan narkoba. Ini juga komitmen untuk melakukan tindakan tegas," sambungnya.

Pihaknya telah melakukan pemeriksaan di berbagai daerah, termasuk ke Medan atas pengakuan yang disampaikan oleh Haris Azhar. Namun Buwas juga menyesalkan informasi itu baru dikuak Haris sekarang.

"Yang saya sesalkan kenapa ini diungkap setelah dia (Freddy) dieksekusi. Karena saksi kuncinya dia. Itu kan (pengakuan tahun) 2014, harusnya dari dulu. Kalau sekarang kan dia sudah meninggal, tidak mungkin bisa bersaksi," kata Buwas.

Jika seandainya pemeriksaan internal yang dilakukan menunjukkan adanya pelanggaran, maka Buwas berjanji akan segera memproses hukum oknum-oknum itu. *** Adriansyah Harahap.



Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved