Headlines News :
Home » » Belajar Dari Kasus Tanjung Balai, Polri Imbau Pengguna Medsos

Belajar Dari Kasus Tanjung Balai, Polri Imbau Pengguna Medsos

Written By Infobreakingnews on Selasa, 02 Agustus 2016 | 09.14

Brigjen Agung Setya
Jakarta, infobreakingnews - Sudah tak terhitung banyaknya kasus kriminal terjadi hanya karena bersumber info yang menyesatkan dan adu domba yang disebarkan melalui jejaring medsos. 

Untuk menekan angka kriminalitas seperti yang terjadi di Tanjung Balai, Sumut, Polri mengimbau agar masyarakat menggunakan media sosial (Medsos) dengan bijak. Jangan malah dipakai untuk provokasi, SARA, fitnah, menebar kebencian, dan menyebarkan pornografi, di mana salah satu pemicunya penyebaran konten provokasi di Medsos.

"Media sosial kita bermanfaat untuk berbagai keperluan. Saat ini begitu banyak konten media sosial yang sudah keluar dari peradaban masyarakat Indonesia," jelas Dir Tipid Eksus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya, Selasa (2/8/2016).

Menurut Agung, masyarakat perlu diberi edukasi dalam menggunakan media sosial. Tidak bisa sembarangan dan seenaknya berbuat di media sosial, ada konsekuensi.

"Lebih penting lagi menjalankan aturan dan norma yang mengatur tentabg penggunaan media sosial yang melarang melontarkan kata yang menghina, menista, berbohong, atau menyebarkan konten pornografi," ujarnya.

Agung menambahkan, penggunaan media sosial tanpa kontrol dapat membuat penggunanya terbawa pada kondisi tidak sensitif. Dalam media sosial perlu juga dibangun empati kepada orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

"Banyak hal positif diciptakan melalui medsos, semua itu karena kita paham sebagai manusia memerlukan nilai, tatanan dan tujuan untuk mencapai kehidupan yang berkualitas," pungkas Agung. *** Juanda Sianturi.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved