Headlines News :
Home » » Ahok, Mohon Tindak Pelaku Penggelapan Hak Kontrak Pedagang Kolam Renang Kebon Jahe

Ahok, Mohon Tindak Pelaku Penggelapan Hak Kontrak Pedagang Kolam Renang Kebon Jahe

Written By Infobreakingnews on Sabtu, 27 Agustus 2016 | 14.20

Jajang Sumardi bersama sang istri Wairoh yang berharap
keadilan terhadap hak kontrak kantinnya dapat segera ditegakkan
Jakarta, infobreakingnews -  Apa yang sebenarnya terjadi dengan Kolam Renang KONI Kebon Jahe, Tanah Abang, Jakarta Pusat dibawah kepemimpinan Bapak Elik Irianto?

Meskipun berada di bawah pengawasan Kepala UPT GOR Planet Senen, Sairin, Kepala Suku Dinas Olahraga dan Pemuda Kota Administrasi Jakarta Pusat Drs. Eduward Situmeang, MM juga Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi DKI Jakarta Firmansyah Wahid, sejak tahun 1997 masih belum ada yang bisa menyelesaikan masalah pengelolaan pedagang kantin di Kolam Renang KONI Kebon Jahe, Tanah Abang.

Permasalah tersebut kerap mengundang perselisihan antar kalangan pedagang. Hal tersebut terjadi berlarut-larut dan belum terselesaikan.

Oleh karena itu, hari Selasa (16/8/2016) lalu Bapak Stephanus, SH selaku Kuasa Hukum dari Wairoh dan Jajang Sumardi yang adalah salah satu pedagang di Kolam Renang Kebon Jahe yang merasa tertindas dengan perselisihan yang terjadi kembali datang  mengunjungi Kantor UPT GOR Planet di daerah Senen,Jakarta Pusat.

Pertemuan tersebut sebelumnya sudah dilakukan beberapa kali. Namun ketika Stephanus, SH bersama pihak infobreakingnews.com memasuki ruangan kantor UPT GOR Planet  Senen (GPRS), Jakarta Pusat kami tidak berhasil menemui kepala UPT  GPRS, Sairin dan Ibu Ida sebagai pimpinan.

Akhirnya yang bisa ditemui adalah Bapak Suprayitno sebagai staf Kantor UPT GPRS. Karena baru pertama kali bertemu dengan Suprayitno lalu Stephanus, SH selaku kuasa hukum menjelaskan mengenai kronologis permasalahan keributan yang terjadi sesama pedagang di Kolam Renang Kebon Jahe, Tanah Abang. Stephanus  kemudian menyerahkan dokumen beberapa berkas untuk difotokopi oleh Suprayitno.

Suprayitno menjanjikan akan mengadakan mediasi sesama pedagang di Kolam Renang Kebon Jahe, Tanah Abang. Menurutnya, mediasi akan segera diadakan di dalam Kantor UPT Senen, Jakarta Pusat. Kemudian Stephanus menyerahkan kartu nama dan nomor telepon yang nanti akan dihubungi oleh Suprayitno.

Suprayitno pun mengungkapkan rasa terima kasihnya dan berjanji  akan segera menyelesaikan konflik yang telah lama terjadi.

"Terima kasih atas kedatangannya ke kantor UPT GPRS Senen. Kami akan segera kirim undangan datang  ke kantor UPT GPRS Senen terkait para pedagang Kolam Renang Kebon Jahe yang bersengketa dan Stephanus selaku kuasa hukum pada acara Mediasi di Kantor UPT," ujar Suprayitno.

Tidak lama sejak pertemuan tersebut, Suprayitno memberikan kabar gembira bahwa pertemuan atau mediasi antar pedagang akan dilaksanakan pada bulan September nanti.


Jajang Sumardi selaku suami dari Wairoh dan yang merupakan salah satu pihak yang dirugikan dengan permasalah yang terjadi pun kemudian memberikan Surat Pernyataan pada hari Senin (22/8/2016), yang berisikan pernyataan Jajang atas apa yang terjadi kepada ia dan istrinya, Wairoh yang merasa bahwa ada penyalahgunaan atau penggelapan nama yang dilakukan oleh pimpinan kolam renang terhadap hak kontrak kantin miliknya. Ia berharap keadilan dapat segera ditegakkan dan yang bersalah dapat segera ditindak. ***Dody Zuhdi
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved