Headlines News :
Home » » Trump Semakin Perkasa Menuju Gedung Putih

Trump Semakin Perkasa Menuju Gedung Putih

Written By Infobreakingnews on Selasa, 26 Juli 2016 | 09.19

Philadelphia, infobreakingnews - Keras dan tegas, seperti itu karakter pemimpin yang sedang trend dunia, sehingga fenomena Trump semakin mengejutkan bahkan kini hampir bisa menandingi semua rivalnya. Apalagi setelah tragedi partai Demokrat yaang menyoal bocornya email menyangkut Hilary Clinton yang memecah kesatuan Parta Demokrat. 
Hal ini terlihat ketika konvensi nasional untuk menetapkan Hillary Clinton sebagai calon presiden, Senin (25/7) waktu setempat dengan tanpa dihadiri ketua komite nasional yang seharusnya mengetok palu, dan diawali kemarahan para pendukung Bernie Sanders, yang kalah dalam pemilihan pendahuluan.
Para pendukung fanatik Sanders bertekad mereka tidak akan memilih Clinton, sebagian bahkan mengatakan akan memilih calon dari kubu Partai Republik, Donald Trump.
Senin pagi sebelum konvensi dimulai, Sanders berpidato di depan para pendukungnya untuk menenangkan mereka.
"Kita harus mengalahkan Donald Trump. Kita harus memilih Hillary Clinton dan (calon wakil presiden) Tim Kaine," kata Sanders beberapa jam sebelum konvensi dimulai.
Namun ajakannya itu justru mendapat sorakan mencemooh dari para pendukungnya sendiri, yang berteriak "kami ingin Bernie."
Sehari sebelum konvensi, ketua Democratic National Committee (DNC) Debbie Wasserman Schultz mengumumkan akan mengundurkan diri, menyusul bocornya ribuan email para staf DNC di Wikileaks yang sebagian berisi upaya memojokkan Sanders dan berpihak ke Clinton.
Salah satu topiknya adalah menjajaki kemungkinan berita media yang mempertanyakan agama Sanders -- seorang Yahudi -- dan menggiring opini bahwa dia atheis.
Bocoran email itulah yang membuat marah Sanders dan pendukungnya.
DNC merupakan dewan tertinggi yang bertugas menggelar pemilihan kandidat, mengatur kampanye mereka, dan membuka serta menutup konvensi nasional penetapan calon. Sebelum mengumumkan pengunduran diri, Wasserman Schultz sudah dipastikan tidak akan naik panggung oleh manuver para petinggi Demokrat lainnya.
Saat berpidato di depan para delegasi Florida, Senin pagi waktu setempat, Wasserman Schultz dicemooh para audiens.
Konvensi nasional selama empat hari ini dihadiri oleh 5.000 delegasi, yang diseleksi dalam konvensi tingkat negara bagian dan distrik pemilihan, mewakili seluruh negara bagian dan teritori di Amerika Serikat.
Selain itu ada 15.000 wartawan, dan puluhan ribu petinggi partai, anggota parlemen dan tamu undangan. Diperkirakan total sekitar 50.000 orang akan hadir selama empat hari.
Konvensi hari Senin diisi dengan pidato Ibu Negara Michelle Obama, Senator Massachusetts Elizabeth Warren, dan Sanders.
Pembicara hari Selasa salah satunya adalah mantan presiden Bill Clinton. Hari Rabu, Presiden Barack Obama, Wakil Presiden Joe Biden, dan calon wakil presiden Tim Kaine akan bicara.
Pada penutupan Kamis, Hillary Clinton akan berpidato menerima pengukuhan dirinya sebagai capres, dengan diperkenalkan oleh putrinya, Chelsea.
Pekan lalu, konvensi Partai Republik juga cukup panas oleh tuduhan plagiatisme dalam pidato Melania Trump, dan penolakan Ted Cruz untuk mendukung Trump.
Cruz, yang kalah oleh Trump di pemilihan pendahuluan, mengatakan ke para delegasi dan rakyat Amerika: "pilihlah sesuai hati nurani Anda". *** Novie Koesdarman.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved