Headlines News :
Home » » Setelah Setahun Buron, HKBP TD Yang Berprofesi Calo Ditangkap Polda Sumut

Setelah Setahun Buron, HKBP TD Yang Berprofesi Calo Ditangkap Polda Sumut

Written By Infobreakingnews on Minggu, 17 Juli 2016 | 09.14

Medan, infobreakingnews - Setelah selama satu tahun melarikan diri akhirnya Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) resmi melakukan penahanan terhadap AKBP TD, oknum perwira menengah (Pamen) Polri yang diringkus dari tempat persembunyiannya di Jawa Tengah (Jateng).
"AKBP diproses dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Ada lima laporan yang ditangani, dan kasusnya terkait dugaan pengurusan calon siswa bintara, tamtama dan calon PNS Polri," ujar Kepala Sub Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Minggu, (17/7).
Nainggolan mengatakan, laporan yang menyerat AKBP TD itu terjadi saat seleksi calon siswa tamtama dan bintara Polri tahun 2014/2015. Dua kasus dilaporkan ke Subdit I Reskrimum, dua kasus ditangani Subdit IV Reskrimum dan satu kasus lagi dilaporkan Subdit III Reskrimum Polda Sumut.
"Sidang kode etik sudah dilakukan. Sudah ada rekomendasi putusan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Selama ini, dia disersi dan dinyatakan sebagai buronan. Saat ini, orang bersangkutan masih menjalani proses pemeriksaan," katanya.
Hasil investigasi dilapangan, Polda Sumut menerima laporan dari sejumlah korban dengan total kerugian yang diduga ditipu oleh HKBP TD total sekitar Rp 910 juta
Dua laporan yang ditangani Subdit I Polda Sumut oleh calon PNS dan calon siswa Polri, kerugian sebesar Rpp 350 juta.
Kemudian laporan di Subdit III atas dugaan penipuan yang dilakukan TD terhadap calon siswa Polri dengan kerugian Rp 200 juta. Laporan pengaduan di Subdit IV diadukan oleh keluarga calon PNS sebesar Rp 160 juta dan calon siswa Polri sebesar Rp 200 juta.
"Dia sudah pernah menjalani pemeriksaan di bagian profesi dan pengamanan (Propam) Polda Sumut. Pemeriksaan itu dilakukan atas kasus yang dituduhkan. Ada ditemukan bukti dari kejahatannya, salah satunya bukti transfer uang ke rekeningnya" ujar seorang polisi.
Polisi yang tidak ingin disebutkan namanya itu menyampaikan, uang yang ditransfer itu dikirim oleh keluarga korban. Banyak korban tersangka yang menuntut uang dikembalikan. Namun, oknum pamen yang masih aktip itru tidak mengembalikannya.
Wartawan infobreakingnews.com, menemukan sejumlah keluarga korban penipuan itu sering mendatangi kediaman mantan Wakapolres Labuhanbatu tersebut. Kondisi ini semakin membuat TD merasa terjepit, apalagi kasusnya juga sedang ditangani Reserse Polda. 
Mersa semakin terjepit, akhirnya HKBP TD melarikan diri sekitar setahun lalu ke Jateng hingga kemudian ditangkap. *** Bonggas Sibuea.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved