Headlines News :
Home » » Setelah Heboh Vaksin Palsu, Kini Terbongkar Bisnis Makam Fiktif.

Setelah Heboh Vaksin Palsu, Kini Terbongkar Bisnis Makam Fiktif.

Written By Infobreakingnews on Selasa, 26 Juli 2016 | 09.58

Jakarta, infobreakingnews - Watak korup sejati menjadikan apa saja yang tidak layak dibisniskan , akan menjadi lahan bisnis kotor bagi kalangan koruptor bermental jahat. Sehabis vaksin untuk bayi, dan beras miskin (raskin) kini kuburanpun mulai dibongkar sindikatnya.

Setelah ditemukan sekitar puluhan makam fiktif di Menteng Pulo, kini hampir setiap hari pihak Pemprov DKI terus membongkar praktik jual beli makam di ibu kota.

"Data terbaru ada 9 makam yang kami bongkar," kata Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Djafar Muchlisin kepada infobreakingnews.com, Selasa (26/7/2016).

Dijelaskan Djafar, sebanyak 3 makam fiktif ditemukan di Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sedangkan 6 makam fiktif lainnya ditemukan di TPU Kawi-kawi, Johar Baru, Jakarta Pusat.

"Di Karet Bivak ini modusnya di nisan ditulis bayi saja. Diperiksa isinya enggak ada. Kalau di TPU Kawi-kawi itu modusnya ada 6 makam yang namanya sama dengan nama di makam tersebut, namanya kembar. Jadi semuanya sebenarnya hanya gundukan tanah saja," jelas Djafar.

Djafar mengatakan, makam fiktif modus nama bayi itu sudah dipesan, begitu pula dengan modus nama ganda. Dia menegaskan, tidak boleh ada pemesanan makam.

"Pemesanan makam lebih dulu ini tidak boleh. Perda jelas melarang pemesanan. Ini karena lahan yang terbatas. Kalau pesan duluan lahannya habis, yang meninggal duluan bisa enggak dapat tempat dong," ujarnya.


Dari pantau dilapangan, harga permakam bisa dijual dari Rp 3 juta hingga Rp 5 juta, apalagi posisinya strategis lebih kedekat jalan mobil, bisa lebih mahal lagi, karena ternyata masih terlalu banyak keluarga yang ditinggal mati, masih memiliki gengsi tinggi dan berani bayar lobang kubur jika letaknya dipandang strategis. *** Candra Wibawanti.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved