Headlines News :
Home » » Satu Lagi Anak Buah SBY Dijemput Polisi Karena Kasus Pidana

Satu Lagi Anak Buah SBY Dijemput Polisi Karena Kasus Pidana

Written By Infobreakingnews on Rabu, 20 Juli 2016 | 07.23

Ramadhan Pohan Saat Dijemput Paksa
Jakarta, infobreaakingnews - Seakan tak pernah habisnya persoalan hukum yang membelit  anak buah mantan Presiden SBY yang juga merupakan Ketum Partai Demokrat, setelah politisi Partai Demokrat, Putu,anggota DPR Komisi III ditangkap KPK, kini pihak Poldasu menjemput paksa Ramadhan Pohan yang menjabat  sebagai wakil sekjen DPP Partai Demokrat, terkait kasus penipuan peminjaman uang Rp 24 miliar, saat Ramadhan mencalonkan diri sebagai Balon walikota Medan tahun lalu yang gagal tersebut.

Ramadhan Pohan yang dikenal pintar bersilat lida ini sudah ditetapkan sebagai tersangka penipuan. Penjemputan paksa dilakukan karena Ramadhan tidak memenuhi panggilan tim penyidik Polda Sumatera Utara. 

"Statusnya sudah tersangka," ujar Kabid Humas Polda Sumut AKBP Rina Sari Ginting kepada infobreakingnews.com, Rabu (20/7/2016).

"Tadi malam itu  terpaksa pihak penyidik menjemput paksa di Jakaarta, dan sudah sampai di Medan sekitar pukul 24.00 WIB,dini hari tadi" sebut Rina

Menurutnya sudah dua kali Ramadhan mangkir dari panggilan penyidik. "Sekali dipanggil nggak datang, dipanggil kedua nggak datang juga, lalu dijemput paksa," tegasnya.


Hasil investigasi dilapangan menyebutkan, kasus berawal dari Ramadhan meminjam Rp24 miliar kepada beberapa rekannya untuk kampanye pemilihan wali kota Medan 2016-2021. Namun, dia dianggap tidak punya niat baik untuk mengembalikan uang tersebut sehingga dipolisikan.

" Mungkin karena Ramadhan merasa tangan kanannya SBY sehingga tak menggubris dua kali panggilan pihak Polda Sumut, Ramadhan lupa kalau sesungguhnya justru Pak SBY sangat menghormati hukum dan tidak akan pernah menghalangi proses hukum, walau menyangkut anak buahnya." kata Andi Hakim,SH, advokat senior yang juga aktip pada tayangan bergengsi ILC, saat dimintai komentarnya Rabu (20/7) di Jakarta. 

Sampai dengan berita ini ditayangkan, Ramadhan masih terus diperiksa secara instensip di Poldasu. *** Mil.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved