Headlines News :
Home » » Pengadilan Bebaskan Mantan Presiden Filipina Gloria

Pengadilan Bebaskan Mantan Presiden Filipina Gloria

Written By Infobreakingnews on Rabu, 20 Juli 2016 | 07.56

Gloria Macapagal Arroyo
Manila, infobreakingnews - Setelah melewati proses penyidikan yang cukup panjang, Mahkamah Agung Filipina, Selasa (19/7), menghentikan kasus korupsi Mantan Presiden Gloria Macapagal Arroyo seraya memerintahkan pembebasannya, setelah ia ditahan di rumah sakit selama lima tahun.
Arroyo, 69 tahun, menjabat sebagai presiden negara kepulauan itu dari 2001 sampai 2010, tetapi dalam masa kepemimpinannya, ia dituduh terlibat kasus korupsi dan memasukkan kepentingan pribadi dalam sejumlah kebijakannya.
Pengadilan memutuskan menghentikan kasus dugaan korupsi Arroyo karena kurangnya bukti setelah melakukan pungutan suara dengan hasil 11 berbanding empat, kata juru bicara pengadilan, Theodore Te dalam jumpa pers yang disiarkan televisi.
Arroyo mulanya ditahan karena dugaan penipuan dalam pemilihan umum, tetapi ia kemudian dituduh terlibat dalam kasus korupsi pencucian uang negara senilai 366 juta peso (7,82 juta dolar AS).
Sejumlah bagian dari uang itu ikut digunakan membiayai acara pertemuan petugas dinas rahasia.
Terlepas dari penahanan, cedera tulang belakang, dan kasus hukum yang menimpanya, Arroyo masih dianggap sebagai sosok berpengaruh dalam politik nasional.
Ia sempat terpilih kembali oleh kongres dalam tiga periode pada Mei, meski Arroyo sendiri tak pernah menghadiri acara di parlemen.
Keputusan pengadilan tampaknya akan disambut baik oleh Presiden Rodrigo Duterte,bahkan Duterte akan meminta pembebasan Arroyo secepatnya. *** Meylin Hwa.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved