Headlines News :
Home » » Penangkapan Panitera Santoso Membuka Mata Rantai Majelis Hakim Suap

Penangkapan Panitera Santoso Membuka Mata Rantai Majelis Hakim Suap

Written By Infobreakingnews on Jumat, 01 Juli 2016 | 18.55

Jakarta, infobreakingnews - Panitera pengganti Santoso atau lengkapnya Muhammad Santoso resmi ditetapkan sebagai tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan 'pengaturan' putusan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

Posisi Santoso sebagai panitera pengganti PN Jakpus tentu tidak serta merta bisa mengatur sebuah putusan perkara. Ada tangan-tangan majelis hakim yang mengadili perkara tersebut. KPK pun membuka kemungkinan adanya keterlibatan majelis hakim dalam transaksi suap tersebut.

"Jadi saat ini masih sedang dilakukan pengembangan anggota di lapangan. Kemungkinan bisa saja hakimnya," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2016).

Perkara perdata yang menjadi latar belakang tindak pidana suap itu antara PT Kapuas Tunggal Persada (PT KTP) dan PT Mitra Maju Sukses (PT MMS). PT KTP memberikan kuasanya pada seorang advokat yaitu Raoul Adhitya Wiranatakusumah untuk menangani kasus itu.

Raoul pun meminta stafnya yaitu Ahmad Yani untuk memberikan uang suap kepada Santoso untuk pengaturan putusan tersebut. Akhirnya pada 30 Juni 2016, majelis hakim memutuskan untuk menolak gugatan PT MMS terhadap PT KTP.

Atas perbuatan tindak pidana suap tersebut, KPK menetapkan Santoso, Raoul, dan Ahmad  Yani sebagai tersangka. 

Namun sampai dengan berita ini diturunkan, tim Satgas KPK masih terus mengejar sosok Raoul, sang pengacara yang kini dinyatakan sebagai buronan KPK.*** Mil.



Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved