Headlines News :
Home » » Penagkapan Tentara Terus Dilakukan Setelah Gagal Lakukan Kudeta Turki

Penagkapan Tentara Terus Dilakukan Setelah Gagal Lakukan Kudeta Turki

Written By Infobreakingnews on Sabtu, 16 Juli 2016 | 21.35

Ankara, infobreakingnews - Perdana Menteri Turki Benali Yildirim mengatakan sebanyak 161 orang terbunuh dalam upaya kudeta militer yang gagal tadi malam. Sebanyak 1.400 orang lainnya terluka dan 2.800 orang ditahan.
Sementara itu, Jenderal Umit Dundar dari angkatan bersenjata Turki memberikan data yang berbeda. Dia mengatakan ada 190 orang yang tewas, termasuk 41 polisi, dua tentara, 47 warga sipil, dan sisanya komplotan perencana kudeta. Selain itu, ada 1.563 tentara yang ditangkap terkait kudeta.
Yildirim mengatakan bahwa tadi malam merupakan noda bagi sejarah demokrasi Turki. Dia menyalahkan upaya kudeta kepada "organisasi paralel teroris".
"Mereka akan menerima hukuman yang pantas," kata Yildirim, hari ini.
Organisasi yang dimaksud adalah gerakan yang dipelopori oleh Fethullah Gulen. Gulen adalah ulama muslim yang hidup dalam pengasingan di Pennsylvania, Amerika Serikat. Gulen dan Erdogan dulunya saling bersekutu. Namun, hubungan mereka putus pada tahun 2013 karena Gullen menuduh Erdogan dan lingkarannya melakukan korupsi.
Selama bertahun-tahun, Gulen membangun pengaruhnya di lembaga hukum dan polisi. Erdogan kemudian menyingkirkan orang-orang Gulen tersebut. Dia juga menyebut Gulen sebagai kepala kelompok teror. Upaya mengekstradisi Gulen hingga saat ini belum berhasil. Organisasi terkait Gulen, Aliansi Nilai Bersama, membantah keterlibatan Gulen dalam upaya kudeta Turki
Selain itu dikabar puluhan Tentara melrikan diri menuju Yunani dengan helikopter, guna menghindari penagkapan yang secara besar besarn ditubuh anggota Tentara yang gagal melakukan kudeta. *** Novi Koesdarman.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved