Headlines News :
Home » » Panja Vaksi Palsu Akan Merombak Sistem Kesehatan

Panja Vaksi Palsu Akan Merombak Sistem Kesehatan

Written By Infobreakingnews on Minggu, 24 Juli 2016 | 19.11

Jakarta, infobreakingnews - Panitia kerja (Panja) pengawasan peredaran obat dan vaksin palsu berencana merombak sistem kesehatan di Indonesia. Kejadian vaksin palsu menjadi pecutan terhadap sistem kesehatan Indonesia.
 
Anggota Komisi IX DPR RI Nursuhud mengatakan, panja akan merombak total regulasi yang ada. Seperti Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, dan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.
 
Menurutnya, regulasi yang ada saat ini dibentuk dalam kondisi Indonesia yang tidak sehat. Maka, panja berencana merevisi aturan tersebut.
 
"Mengarah undang-undang menurut saya iya. Karena UU kesehatan lahir pada proses yang sakit. Jadi undang-undang tidak sempurna. Harus dilakukan revisi. Undang-undang rumah sakit juga harus drevisi, termasuk undang-undang yang mengatur kedokteran," kata Nursuhud dalam sebuah diskusi di kawasan Kuningan, Jakarta, Minggu (24/7/2016).
 
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX Ermalena mengatakan, fokus utama panja adalah soal empat Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) yang harus dievaluasi ulang. Salah satunya Permenkes yang menyoal kewenangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sebab saat ini ruang gerak pengawas obat dan makanan sangat terbatas.
 
"Kita mengharapkan Permenkes itu mefungsikan BPOM dalam melaksanakan pengawasan obat dan makanan. Sehingga BPOM bisa melakukan pengawasan-pengawasan mulai dari pembuatan, distribusi dan penggunaan," kata Ermalen.
 
Dia memastikan, selain Kemenkes, Panja akan mengundang pihak-pihak terkait dalam menyelidiki soal kasus vaksin palsu ini.
 
"Kita akan undang orang tua, rumah sakit, dokter, fasilitas kesehatan. Harapannya Panja ini bisa mengeluarkan rekomendasi kepada pihak-pihak terkait agar kasus vaksin palsu tak terulang," kata Ermalena.*** Any Christmiaty.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved