Headlines News :
Home » » Misteri Kertas Doa Bertulisan Arab Pada Kardus Jenazah Karyawat Cantik Bank Bukopin

Misteri Kertas Doa Bertulisan Arab Pada Kardus Jenazah Karyawat Cantik Bank Bukopin

Written By Infobreakingnews on Rabu, 13 Juli 2016 | 19.33

Jakarta, infobreakingnews - Kesalahan atau seburuk apapun kesalahan dari seorang anak, namun pengampunan, kasih sayang dan doa dari ibu pasti akan selalu menyertai.
Ironi itu jugalah yang menimpa ‎Farah Nikmah Ridhallah (24), seorang karyawati swasta di Bank Bukopin cabang Tangerang yang menjadi korban pembunuhan oleh Calvin Soepargo (41), teman kencan korban saat sedang berada di dalam Apartemen Aston Marina Tower B, Lantai 27, Unit B, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.
Jenazah Farah ditemukan di bawah kolong Tol ‎Jakarta Lingkar Barat Joor W1 KM 00 Prof Sedyatmo di Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa (12/7) sekitar pukul 14.00 WIB.
Dari dalam boks tersebut, selain jenazah korban yang sudah membusuk, pihak kepolisian menemukan kalung mas liontin, anting emas, baju terusan warna hitam, celana dalam merk wacual, blazer warna merah marun, boks kontainer plastik ukuran 100 liter dengan tertempel kertas, serta sebuah kertas bertuliskan tulisan 'Mayang Farah' dengan hiasan tulisan Arab disekelilingnya‎.
Kapolsek Metro Penjaringan, Kompol Bismo Teguh Prakoso,‎ mengatakan kertas yang beruliskan 'Mayang Farah' dengan tulisan Arab itu merupakan kertas doa yang diberikan oleh ibu dari korban yang tewas.
"Kertas itu memang tidak berhubungan langsung dengan kematian korban, tapi dari pihak keluarga yang sudah kami mintai keterangan. Kertas itu merupakan kertas doa yang dibuat oleh ibu korban dan selalu dibawa oleh korban kemanapun ia pergi," ujar Bismo, Rabu (13/7) siang di halaman Markas Polsek Metro Penjaringan.
Ia mengungkapkan, di mata keluarganya, korban merupakan anak yang baik dan taat kepada orang tuanya meski memang pergaulan yang dijalani oleh korban tidak diketahui benar oleh orang tuanya.
"Saat kami temukan di dalam boks, jenazah korban sudah membusuk, di salah satu saku celana yang ditemukan dari dalam boks itu ditemukan kertas ini," tambahnya.
Bismo mengungkapkan pelaku membunuh korban dengan sebuah benda tumpul terbuat dari kayu pada bagian kepala. Pelaku kemudian mencekik korban yang masih juga hidup hingga meninggal karena kehabisan nafas.
"Pelaku sudah mengakui perbuatannya, dan kita akan segera melengkapai semua barang bukti dan berkas yang dibutuhkan agar berkasnya lengkap dan siap dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Utara," lanjut Bismo.*** Johanda Sianturi.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved