Headlines News :
Home » » Mendagri : Pemerintah Meminta Maaf Kemacetan Brexcit Yang Menewaskan 17 Orang Pemudik

Mendagri : Pemerintah Meminta Maaf Kemacetan Brexcit Yang Menewaskan 17 Orang Pemudik

Written By Infobreakingnews on Sabtu, 09 Juli 2016 | 22.51

Jakarta, infobreakingnews - Tidak seperti sikap Menteri lainnya, secara bijak Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo atas nama pemerintah Republik Indonesia meminta maaf atas pelayanan arus mudik lebaran 2016 yang kurang baik. Permintaan maaf dikhususkan pada keluarga korban yang anggota keluarganya tewas selama arus mudik di tol Brebes Timur. 

"Terjadinya musibah sebagian warga masyarakat pada saat kemacetan di Pantura daerah Kabupaten Brebes, Saya Mendagri atas nama pemerintah menyampaikan permohonan maaf," kata Tjahjo dikutip 

dari Puspen Kemendagri, Sabtu (9/7/2016). 
Pemerintah kata Tjahjo selama ini telah berupaya maksimal untuk memberikan pelayanan ke masyarakat saat mudik. Upaya itu mulai dari percepatan proses pembayaran jalan tol hingga perbaikan jalan. 

Kendati upaya itu terus dilakukan, Tjahjo meminta maaf, 17 orang harus meninggal selama arus mudik lebaran 2016 di Tol Brebes Timur. Penyebab meninggal beragam tidak hanya kecelakaan lalu lintas, tetapi juga lantaran banyak menghirup apnoe causa CO2 toksic dari pendingin udara kendaraan.

Untuk mengantisipasi kejadian terulang, Tjahjo menyebut sudah mengirim radiogram pada sejumlah kepala daerah wilayah Pantura. Mereka adalah Bupati Pemalang, Bupati Tegal, Wali Kota Tegal, Bupati Brebes, dan Bupati Cirebon. 

"Mohon perhatian khusus perbantuan siaga 24 jam. Seperti Satpol PP, aparat kecamatan, aparat desa dan dinas terkait di sepanjang Jalan Pantura dan puskesmas juga disiagakan 24 jam," beber Tjahjo. 

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan kepala daerah harus siap membantu kelancaran masyarakat dalam arus balik ke arah barat dan timur melalui tol dan Pantura. Tjhajo juga meminta kepala daerah segera berkoordinasi untuk melakukan kesiapan guna membantu kelancaran arus balik mudik, agar tidak lagi terjadi seperti saat mudik kemaren itu. *** Johanda Sianturi.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved