Headlines News :
Home » » Keluarga Mirna Tepuk Tangan Usai Dengar Kesaksian Pegawai Kafe Olivier

Keluarga Mirna Tepuk Tangan Usai Dengar Kesaksian Pegawai Kafe Olivier

Written By Infobreakingnews on Rabu, 20 Juli 2016 | 19.02


Jakarta, infobreakingnews - Persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin kembali dilaksanakan hari ini, Rabu (20/7/2016) di PN Jakarta Pusat. Dalam sidang tersebut, seorang saksi yang juga merupakan salah seorang pegawai Kafe Olivier, Marlon Alex Napitupulu memberikan kesaksiannya.
Marlon menunjukkan cara pembuatan es kopi vietnam sesuai dengan standar operasional Kafe Olivier. Marlon menjelaskan bahwa sedotan harus berada di luar gelas minuman saat penyajian. 

"Standarnya pelayan gak boleh masukkan sedotan ke dalam (minuman)," kata Marlon dalam keterangannya.

Keluarga Mirna yang menyaksikan di ruang persidangan sontak langsung bertepuk tangan ketika mendengar penjelasan Marlon. 

Setelah itu Marlon juga mengungkapkan saat itu ia melihat es kopi vietnam sudah tersedia di meja Jessica Kumala Wongso dan sedotan yang seharusnya berada di luar sudah ada di dalam gelas kopi tersebut. Namun, bagian bibir sedotan tersebut masih terbungkus. 

"Belum diminum. Hanya, berbeda, sedotan di dalam, sedotan bagian bibir terbungkus," kata Marlon. 

Selanjutnya seperti yag sudah diketahui, Mirna meninggal setelah meminum kopi vietnam yang dipesan oleh Jessica Kumala Wongso di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Rabu (6/1/2016). Kejadian tersebut menempatkan Jessica dalam posisi terdakwa.

Jaksa penuntut umum memberikan dakwaan tunggal terhadap Jessica, yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. ***James Donald 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved