Headlines News :
Home » » Ibrahim, Pegawai Toko Perhiasan Berlian Plaza Indonesia Didakwa Pencucian Uang

Ibrahim, Pegawai Toko Perhiasan Berlian Plaza Indonesia Didakwa Pencucian Uang

Written By Infobreakingnews on Selasa, 12 Juli 2016 | 18.37

Jakarta, infobreakingnews - Terdakwa Ibrahim Perdanacundaa(42) yang sesungguhnya merupakan pegawai yang sangat dipercaya oleh Heny Anwari, bosnya didalam mengelolah bisnis perhiasan Berlian dan Emas pada Toko Banteng Jewelery, yang terletak di Lantai 3 Plaza Indonesia dikawasan Jalan Thamrin Jakarta Pusat.

Ibrahim sudah bekerja dengan Heny Anwari sejak tahun 1998, bahkan Ibrahim sudah menerima gaji sebesar Rp.5.850.000,- sebulan beserta tambahan bonus lain dan diberikan motor sebagai invetaris karena Ibrahim sudah menjadi orang kepercayaan Heny sang boss pengusaha Berlian itu.

Ternyata kepercayaan sang bos yang memiliki raut muka terbilang cantik itu, diselewengkan Ibrahim, dimana pekerjaan yang selama ini dilakukan terdakwa secara baik dan jujur itu mendadak berubah seratus delapan puluh derajat, menjadi seorang penipu.

Sekitar 65 item Perhiasan milik kolega Heny di Toko Benteng Jewelery itu digadaikan oleh terdakwa sebagaimana biasanya yang dipercayakan oelh Heny, namun kali ini hasil uang gadaian sejumlah puluhan item perhiasan berharga yaang digadaikan kepegadaian UPC Blok M Jakarta, derngan nilai total sebsar Rp 820.850.000,- digelapkan terdakwa dimana uang gadaian itu tidak dimasukan kerekening Heny sebagai bosnya, tetapi justru oleh terdakwa ditransfer kedalam rekening BCA 5700037292 milik terdakwa sendiri.

Kejahatan tersebut secara berturut dilakukan Ibrahim sejak 2013 hingga terungkap karena kecurigaan Heny yang saldo dalam rekeningnya tidak ada pertambahan dari sejumlah barang perhiasan yang digadaikan itu.

Jaksa Mudjiono mendakwa Ibrahim dengan pelanggaran Pidana dalam pasal 4 jo pasal 2 ayat (1) UU RI No.8 Tahunj 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)

Sidang yang diketuai Hakim Jhon Tony Hutauruk ini ditunda sampai pekan depan, guna mendengar keterangan sejumlah saksi. *** Mil.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved