Headlines News :
Home » » HUT RI Mendatang akan "Dimeriahkan" oleh Penenggelaman Kapal Asing

HUT RI Mendatang akan "Dimeriahkan" oleh Penenggelaman Kapal Asing

Written By Infobreakingnews on Senin, 18 Juli 2016 | 18.03


Jakarta, infobreakingnews - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyatakan dirinya akan kembali menenggelamkan kapal asing pencuri ikan pada tanggal 17 Agustus mendatang.

Ia mengungkapkan penenggelaman kapal asing yang direncanakan akan dilakukan di perairan Natuna, Kepulauan Riau tersebut merupakan bagian dari perayaan HUT RI.

‎"Ada perayaan 17 Agustus kita lakukan tahun ini di Natuna, kita siapkan dengan penenggelaman kapal,"‎ ujar Menteri Susi di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Senin (18/7/2016).

Sebelum tanggal tersebut, rencananya Susi akan terlebih dulu mengunjungi Natuna pada Jumat pekan ini. Ada sejumlah acara yang diikuti Susi di wilayah tersebut.

‎"Jumat ini saya akan ke Natuna untuk siapkan rumah dari nelayan Natuna di sana, fasilitas cold storage. Juga ada peletakan batu pertama, untuk fasilitas detensi untuk tempat penahanan nelayan. Kemudian peletakan batu pertama untuk Puskodal (Pusat Komando TNI AL) dan sentra perikanan," kata dia.

Sebelumnya Menteri Susi mengatakan akan menenggelamkan 30-40 kapal pencuri ikan usai perayaan Idul Fitri. Penenggelaman kapal-kapal yang berasal dari beberapa negara seperti Thailand, Vietnam dan Tiongkok tersebut akan dilakukan setelah Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Satuan Tugas (Satgas) 115 pada 29-30 Juni 2016.

‎"Yang akan ditenggelamkan setelah Rakornas Satgas 115, yaitu setelah Lebaran, pada 9-10 Juli. Kita ada stok 30-40 an kapal," kata dia.

Susi mengatakan, penenggelaman kapal ‎asing ini dilakukan setelah melalui proses hukum dan dinyatakan inkracht. Selain itu, kapal tersebut telah dilakukan pencurian ikan berkali-kali di laut Indonesia.

"Yang ada semua kita tenggelamkan. Yang ditenggelamkan itu mereka bandel," kata dia.

Diharapkan tindakan ini dapat memeberi efek jera kepada kapal pencuri ikan yang lain, sehingga tidak ada lagi yang akan berani memasuki wilayah perairan Indonesia.

"Kita ke depan menyebutkan ini sebagai kapal ikan asing (KIA). Tidak sebut asal negara lagi. Kita mencoba lebih santun," ucap Menteri Susi. ***Radinal Simatupang
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved