Headlines News :
Home » » Dubes Australia Promosikan Beberapa Kota Indonesia di Melbourne

Dubes Australia Promosikan Beberapa Kota Indonesia di Melbourne

Written By Infobreakingnews on Selasa, 19 Juli 2016 | 16.32

Dubes Australia untuk RI, Paul Grigson dalam Kunjungannya ke Jawa Timur
Melbourne, infobreakingnews - Dalam kunjungannya ke kota Melbourne, Australia Duta Besar Australia untuk RI, Paul Grigson mempromosikan Kota Makassar, Surabaya, Medan, dan beberapa kota lainnya di depan para kalangan bisnis, Senin (18/7/2016) siang. 

Grigson menyatakan ada dua hal yang harus diperhatikan kalangan bisnis Australia yang ingin berinvestasi di Indonesia. Pertama, faktor regional. Menurut Dubes Paul Grigson, sejumlah kota di Indonesia menunjukkan kinerja menggembirakan misalnya kota Makassar yang menjadi gerbang ke kawasan timur Indonesia.

Tingkat pertumbuhan ekonomi yang terbilang tinggi, yaitu di atas 7 persen atau jauh di atas rata-rata nasional menjadi indikator makro pertumbuhan ekonomi kota Makassar.

"Selain itu juga di lingkungan pendidikan tinggi, misalnya tenaga akademik di berbagai perguruan tinggi banyak yang alumni Australia," katanya.

Kemudian Surabaya, kata Dubes Grigson, juga mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, dengan infrastruktur yang memadai. Selain itu, kota ini juga memiliki pusat pendidikan teknologi terkemuka di Indonesia yaitu ITS.

"Daerah-daerah di Indonesia sangat prospektif," kata Dubes Grigson.

Faktor kedua yang harus diperhatikan kalangan bisnis Australia adalah fokus pada sektor tertentu yaitu di sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, serta desain.

Untuk sektor pendidikan, Dubes Grigson mengungkapkan, dari sekitar 40.000 mahasiswa Indonesia yang kuliah di luar negeri, sekitar 17.000 di antaranya memilih Australia. Hal ini sekaligus menjadikan Australia sebagai negara tujuan terbesar bagi para mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu ke luar negeri, jauh di atas Amerika Serikat dan Eropa.

Pasar pendidikan bagi berbagai perguruan tinggi Australia masih terbuka lebar, dan persentase mahasiswa privat jauh lebih besar dibandingkan dengan mahasiswa penerima beasiswa di pemerintah Australia.

Dalam sebuah seminar yang diselenggarakan AsiaLink Business di Melbourne University yang bekerja sama dengan Corr Chambers Westgarth Lawyers serta Australia Indonesia Business Council, Grigson mengemukakan, sejumlah negara bagian di Australia sejauh ini memang telah memiliki kerjasama erat dengan berbagai daerah di Indonesia, seperti yang dilakukan Australia Selatan dengan Jawa Barat, Australia Barat dengan Jawa Timur, serta Queensland dengan Jawa Tengah.

Terkait dengan bidang pendidikan, Grigson juga membantah mitos yang selama ini beredar yang menyatakan bahwa Australia tidak dijadikan prioritas calon mahasiswa dari Indonesia.

"Tidak benar bahwa mahasiswa Indonesia tidak menjadikan Australia sebagai pilihan pertama mereka dalam mencari perguruan tinggi di luar negeri," Dubes Grigson menegaskan. ***Nadya
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved