Headlines News :
Home » » Beberapa Jam Menjelang Eksekusi Mati, Suara Burung Hantu Acapkali Terdengar Mencekam

Beberapa Jam Menjelang Eksekusi Mati, Suara Burung Hantu Acapkali Terdengar Mencekam

Written By Infobreakingnews on Kamis, 28 Juli 2016 | 23.21

Cilacap, infobreakingnews - Langit disekitar pulau Nusakambangan yang dikelilingi laut terlihat hitam pekat ditengah hembusan angin keras dan disertai rintik hujan dan disertai suara burung hantu terdengar sejak menjelang malam. Hampir semua keluarga terpidana mati yang akan dieksekusi pada menjelang dini hari Jumat (29/7) dengan kepiluhan hati karena akan menerima jasad orang yang dicintainya untuk dibawa kekampung halaman masing masing.
Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Agung akan mengeksekusi 14 orang terpidana mati kasus narkoba. Namun demikian, selaku jaksa eksekutor,
4 dari 14 oraang yang akan dieksekusi mati dalam hitungan beberapa jam lagi merupakan WNI, yakni :Freddy Budiman, Meri Utami, Pujo Lestari dan Agus Hadi.
Sesuai dengan permintaan terakhir para terpidana, maka pihak Lapas Nusakambangan memenuhi permintaan untuk terpidana mati Freddy Budiman, setelah dilakukan eksekusi mati, jenazah akan langsung dibawa ke Bharatu Sedayu Jalan Krembangan Baru VII No 6 A Surabaya.
Sedangkan Pujo Lestari (WNI) jenazah akan dibawa dengan tujuan Selat Panjang Kabupaten Bengkalis Riau.
Terpidana mati Agus Hadi (WNI) dengan tujuan jalan Blanak No 80 Selat Panjang Kab Bengkalis Riau. Kemudian, jenazah Merry Utami (WNI) tujuan Desa Bogorejo RT 13 RW3 Kec Barat, Kab Magetan Jawa Timur.
Berikut daftar nama terpidana mati yang akan dieksekusi tahap III :
1. Obinna Nwajagu (Nigeria
2. Ozias Sibanda (Zimbabwe)
3. Zulfikar Ali (Pakistan)
4. Meri Utami (WNI)
5. Gurdip Singh (India)
6. Mikae Titus Igweh (Nigeria)
7. Freddy Budiman (WNI)
8. Federik Luttar (Zimbabwe),
9. Humprey Ejike (Nigeria),
10. Eugene Ape (Nigeria)
11. Gajetan Acena Seck Osmane (Afsel)
12. Pujo Lestari (WNI)
13. Agus Hadi (WNI)
14. Okonkwo Nongso (Nigeria)
Sampai dengan berita ini diturunkan, para keluarga terapidana mati telah berada didalam Lapas Nusakambangan, beserta sejumlah rohaniawan dan kalangan jaksa. Rencananya ke 14 jenazah napi gembong narkoba itu akan dimasukan kedalam peti jenasah untuk diberangkatkan kemasing masing daerah tempat tinggalnya.*** Yohanes Suroso.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved