Headlines News :
Home » » Tipu Putra Masagung, Herry Beng Dituntut 4 Tahun Penjara

Tipu Putra Masagung, Herry Beng Dituntut 4 Tahun Penjara

Written By Infobreakingnews on Kamis, 23 Juni 2016 | 17.35

Terdakwa Herry Beng Dituntut 4 Tahun
Jakarta, infobreakingnews – Setelah mendengarkan keterangan sejumlah saksi dipersidangan, pihak JPU berkeyakinan dengan menuntut 4 tahun penjara terdakwa kasus penipuan Herry Beng, yang membeli saham PT.Toko Gunungt Agung dengan cek kosong, sehingga pihak korban Gunung Agung yang diwakili oleh Putra Masagung, mengalami kerugian sebesar Rp 50 miliar lebih.
Dalam pembacaan tuntutannya, jaksa Aris Munandar dan Lucky Afgani dari Kejakasaan Negeri Jakarta Pusat, menyatakan terdakwa Hery Beng Koeswanto terbukti secara sah menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan.
“ Hal ini Berdasarkan dari hasil pemeriksaan dan fakta yang terungkap dipersidangan, baik melalui keterangan saksi-saksi, alat bukti surat, barang bukti atau petunjuk lainnya” ujar Aris Munandar yang membacakan tuntutan, Senin, (20/6) di PN Jakarta Pusat, dikawasan jalan Bungur Besar.
Atas perbuatannya Jaksa menuntut terdakwa Herry Beng bersalah melakukan tindak pidana penipuan sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar pasal 378 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Lebih lanjut Jaksa Aris Munandar meminta agar majelis hakim yang diketuai oleh Hakim Sumpeno, yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama empat tahun. " 
Kejadian ini berawal sekitar tahun 2012 terdakwa hendak mengambil alih mayoritas saham PT Toko Gunung Agung (PT. TKGA) yang diwakili Putra Masagung melalui PT Permata Prima Energi (PT PER) sebanyak 48.979.500 saham atau sebanyak 94,19% senilai Rp24.489.750.000. Kala itu antara terdakwa dan korban, sepakat untuk melakukan transaksi penjualan saham yang dimaksud dan terjadi sekitar Maret hingga Mei 2013 ditambah biaya – biaya pengambil alihan saham sebesar Rp16.610.550.310, namun dalam pelaksanaanya terdakwa memberikan Bilyet Giro sebanyak 6 lembar. Dimana sebelumnya PT TKGA telah mensomasi terdawa atas ketidak jelasan dalam pembelian saham tersebut.
Namun saat korban Putra Masagung mencairkan bilyet giro tersebut ternyata dananya kosong. Merasa tertipu korban kemudian melaporkan terdakwa yang sekaligus pemilik PT. PER dan juga pengusaha tambang batubara di Riau, Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur tersebut ke Mabes Polri.
Sampai dengan berita ini diturunkan, terdakwa Herry Beng masih terus mendekam di sel tahanan, sambil menantikan vonis majelis hakim pada pekan mendatang. *** Mil.
Share this article :

2 komentar:

  1. Dosa pada karyawan nya .....yg tdk membayar gaji,THR dan pesangon...pada karyawan PT.Riaubaraharum. semoga pada bos HBK. Haerry Beng Kustanto buka lah mata hati mu. Yg menerlantarkan pegawai nya......

    BalasHapus

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved