Headlines News :
Home » » Tersangka Vaksin Palsu Bertambah Jadi 16 Orang

Tersangka Vaksin Palsu Bertambah Jadi 16 Orang

Written By Infobreakingnews on Selasa, 28 Juni 2016 | 15.41

Pasutrri yang Menjadi Salah Satu Tersangka Kasus Pembuatan dan Pendistribusian Vaksin Palsu
Jakarta, infobreakingnews - Direktorat Tindak Pidana Khusus (Tipideksus) kembali menangkap tiga orang tersangka tambahan dalam kasus pembuatan dan pendistribusian vaksin palsu untuk balita yang diungkap sejak Selasa (21/6/2016) lalu.
"Kami lakukan penangkapan seorang tersangka baru yang bertindak selaku distributor di Jakarta Timur tadi malam. Inisialnya R. Sebelumnya juga dibekuk M dan S di Subang. Jadi tersangkanya ada 16 orang," kara Direktur Tipideksus Brigjen Agung Setya di Mabes Polri Selasa (28/6/2016).
Polisi, Agung melanjutkan, akan memburu para pembuat vaksin dimanapun mereka berada. Penyidik di Bareskrim, Polda, Polres, hingga Polsek se Indonesia akan menangani kasus ini secara cepat dengan tujuan agar tidak ada lagi vaksin palsu beredar di lapangan.
"16 tersangka ini bukan dalam satu komplotan tapi ini menjadi empat jaringan pelaku kejahatan pembuat vaksinasi. Ada pasangan suami istri yang membuat vaksin bersama dengan empat pembuat lain, ada yang support kumpulkan botol kosong bekas vaksin asli," lanjut Agung.
Lalu juga ada yang menyediakan label kemasan dan ada yang memasukkan serta membungkus vaksin palsu itu ke apotek dan klinik. Maka itu terkait isu ini Bareskrim menggelar rapat dengan sejumlah pihak.
Dalam rapat yang digelar di Bareksim itu hadir perwakilan Kemenkes, IDI, asosiasi apotik Indonesia, BPOM, perhimpunan klinik, persatuan RS seluruh Indonesia, produsen vaksin biofarma, Komisi Perlindungan Anak, dan asosiasi produsen obat. Ada beberapa hal yang berhasil disepakati dalam rapat tersebut.
"Kami simpulkan untuk membentuk Satgas penanganan vaksin palsu terdiri dari Bareskrim, Kemkes, Balai POM, dan institusi lain. Satgas bekerja secepatnya. Besok rapat khusus untuk pembahasan. Satgas akan bertindak ke lapangan," lanjutnya.
Pelaksana tugas Satgas akan yang terdiri dari para stakeholder kesehatan akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Satgas akan mensuport proses penegakan hukum, pemeriksaan lab, dan ahli. ***Deviane
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved