Headlines News :
Home » » Pengadilan Tinggi DKI Mencabut Hak Politik Rio Capella

Pengadilan Tinggi DKI Mencabut Hak Politik Rio Capella

Written By Infobreakingnews on Sabtu, 11 Juni 2016 | 07.54

Jakarta, infobreakingnews Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menolak permohonan banding yang diajukan mantan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella, dan menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik untuk memilih serta dipilih selama 5 tahun terhitung sejak yang bersangkutan selesai menjalani masa pidana.
"Diputus oleh ketua majelis Elang Prakoso Wibowo pada 5 April 2016," kata Humas PT DKI Jakarta Heru Pramono, di Jakarta, Jumat (10/6).
Dikatakan, PT DKI hanya mengubah putusan dengan menambah pidana tambahan. Artinya, Rio Capella tetap dikenakan pidana badan 1,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta sesuai dengan putusan pengadilan di tingkat pertama.
"Dia tetap dikenakan pidana 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 50 juta. Namun oleh PT DKI dikenakan pidana tambahan pencabutan hak politik selama 5 tahun," kata Heru.
Sebelumnya, dalam perkara yang berkaitan, PT DKI Jakarta menolak banding OC Kaligis dengan memperberat vonis terhadap advokat kondang itu dari pidana 5,5 tahun menjadi 7 tahun.
Terkait itu, Kaligis mengancam bakal melaporkan Heru ke Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) dengan tuduhan melanggar kode etik hakim karena mengomentari putusan.
Kaligis keberatan disebut Heru sebagai otak suap hakim PTUN Medan dan dirinya tidak pernah mengakui perbuatannya kecuali menyalahkan anak buahnya M Yagari Bastara alias Garry, sehingga hukumannya diperberat.
Menanggapi ancaman Kaligis, Heru mengaku siap jika nanti harus diperiksa oleh KY maupun MA. Dirinya merasa tidak melanggar kode etik tetapi menjalankan tugasnya sebagai Humas dan Juru Bicara PT DKI Jakarta secara profesional.
"Saya tidak mengomentari putusan tetapi memberi penjelasan kepada wartawan tentang pertimbangan majelis yang memperberat vonis terhadap yang bersangkutan. (Terdakwa) yang lain juga diperberat, hakim Tripeni misalnya, dari 2 tahun penjara jadi 4 tahun. Artinya, kami tidak main-main, kalau nanti diperiksa ya saya hadapi," kata Heru. *** Dani Setiawan.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved