Headlines News :
Home » » JPU Langsung Nyatakan Banding Atas Vonis Hakim 20 Tahun Penjara Otak Pembunuhan Sadis Salim Kancil

JPU Langsung Nyatakan Banding Atas Vonis Hakim 20 Tahun Penjara Otak Pembunuhan Sadis Salim Kancil

Written By Infobreakingnews on Kamis, 30 Juni 2016 | 19.55

Surabaya, infobreakingnews - Tak terima putusan hakim yang dirasakan terlalu rendah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) melayangkan berkas banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya, Jawa Timur, terkait vonis dua terdakwa pembunuhan dan penganiayaan terhadap Salim Kancil dan Tosan. Kedua terdakwa yakni Hariono dan Maddasir divonis 20 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

JPU Naimullah mengatakan, kedua terdakwa seharusnya dihukum sesuai tuntutan. JPU menilai vonis majelis hakim tidak sesuai dengan tuntutan jaksa dan tidak memenuhi rasa keadilan.


"Kami sudah mengajukan banding. Intinya kami merasa vonis itu tidak memenuhi rasa keadilan," kata Naimullah kepada infobreakinbgnews.com, Kamis (30/6/2016).

Naimullah mengatakan, melalui banding ini tim jaksa menolak putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya. Sebab JPU menuntut terdakwa dihukum penjara seumur hidup.


Dua terdakwa pembunuhan dan penganiayaan Salim Kancil dan Tosan divonis 20 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis 23 Juni. Kedua terdakwa itu adalah Hariono dan Maddasir yang merupakan mantan Kades Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Fakta yang terungkap dipersidangan terhadap kedua terdakwa terbukti bersalah sesuai dengan keterangan saksi dan barang bukti di persidangan. Keduanya terbukti melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.


"Tapi entah kenapa, kok malah majelis hakim hanya memutus 20 tahun saja, padahal kasus ini sangat menyita perhatian dunia. " ungkap Naimullah, tak terima putusan majelis hakim PN Surabaya. *** Dani Setiawan.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved