Headlines News :
Home » » Jokowi Tuntut Pelaku Vaksin Palsu Dihukum Berat

Jokowi Tuntut Pelaku Vaksin Palsu Dihukum Berat

Written By Infobreakingnews on Rabu, 29 Juni 2016 | 16.04



Bogor, infobreakingnews - Presiden RI, Joko Widodo mengungkapkan kasus pembuatan serta pendistribusian vaksin palsu sebagai suatu "kejahatan luar biasa" dan mereka yang bersalah diharapkan mendapat hukuman berat.
Hal tersebut disampaikan Presiden kepada wartawan di sela-sela buka puasa bersama dengan ribuan anak yatim dan penyandang disabilitas di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/6/2016).
“Kasus vaksin palsu sebuah kejahatan luar biasa. Kalau kita lihat generasi-generasi yang ada di sini, anak-anak, ini kalau tidak divaksin, itu jangka panjangnya akan sangat buruk bagi sumber daya manusia kita,” kata Presiden.
Presiden mengibaratkan seorang anak semestinya divaksin polio, ternyata yang diberikan bukan sebenarnya.
“Artinya belum. Akan seperti apa anak-anak kita nantinya? Ini sangat berbahaya sekali,” ujarnya.
Oleh karena itu, Presiden mendesak pihak-pihak terkait segera menelusuri kasus vaksin palsu. Ditegaskan, pelaku perlu diberikan sanksi atau hukuman berat agar menimbulkan efek jera.
“Saya harapkan ini nanti juga hukumannya betul-betul, (agar) jangan terulang lagi. Berikan hukum yang seberat-beratnya, baik pada yang memproduksi, baik pada yang mengedarkan, dan memasarkan, semuanya,” tegasnya.
“Artinya menelusuri, menangkap itu artinya itu, baik oknum yang ada di pemerintahan, baik yang memproduksi, baik yang memasarkan, baik yang mengedarkan, semuanya. Jangan dianggap remeh masalah ini.” ***Rina Triana
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved