Headlines News :
Home » » JK: Tito Baik, Prestasinya Banyak

JK: Tito Baik, Prestasinya Banyak

Written By Infobreakingnews on Jumat, 17 Juni 2016 | 15.07


Jakarta, infobreakingnews - Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto mengatakan, tidak ada satu orang pun atau satu partai yang bisa menolak calon Kapolri Komjen Tito Karnavian yang diajukan oleh presiden. Pengusulan Kapolri adalah sepenuhnya hak prerogatif presiden.
“Prosesnya harus konstitusional. Proses di komisi III kita punya waktu 20 hari untuk dibahas. Barulah kita laporkan ke paripurna setuju atau tidak,” ujar Didik di kompleks parlemen Senayan Jakarta, Jumat (17/6/2016).
Politisi Partai Demokrat itu menjelaskan, paripurna membahas surat Presiden Jokowi soal Kapolri yang ditunda kemarin menjadi Senin pekan depan karena pemberitahuan Bamus baru diberitahu sehari sebelum pelaksanaan. Anggota Demokrat, kata dia, terlanjur berada di luar kota melaksanakan tugas kunjungan kerja.
“Kami tidak bisa mengkonsolidasikan kepada anggota untuk meminta mereka datang ke Jakarta. Kami melihat bahwa Bamus kemarin yang dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB, kemudian atas usul kawan-kawan harus dilaporkan pukul 15.00 WIB. Rentang waktu dua jam tidak mungkin konsolidasi kan anggota kami yang sedang bertugas di luar daerah sehingga kami meminta kepada Bamus untuk mengagendakan paripurna hari Senin,” ujarnya.
Presiden Jokowi telah mengajukan nama Komjen Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR.  Terkait dengan kinerja Tito yang saat ini masih menjabat Kepala BNPT tersebut, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan bahwa yang bersangkutan memiliki prestasi yang baik sehingga ditunjuk sebagai calon Kapolri.
"Dia (Tito) baik. Kita tahu prestasinya yang banyak, baik di pendidikan maupun di lapangan. Semua baik. Itu jadi dorongan jadi Kapolri yang baik," kata JK di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (17/6/2016).
Seperti diketahui, pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 51 tahun lalu memang memiliki segudang prestasi. Di antaranya, berhasil membongkar jaringan teroris pimpinan Noordin Moch Top sehingga yang bersangkutan naik pangkat menjadi Brigjen Pol dan naik jabatan menjadi Kepala Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggantikan Komjen Pol Saud Usman.
Kemudian, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1987 ini juga pernah menduduki jabatan Kapolda Metro Jaya, sekaligus menjadi yang pertama di angkatannya yang berhasil menembus pangkat jenderal bintang tiga sebelum akhirnya dilantik oleh Presiden menjadi Kepala BNPT sekitar lima bulan lalu. ***Candra Wibawanti
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved