Headlines News :
Home » » Tiga Jenderal Ini Berpeluang Besar Jadi Kapolri

Tiga Jenderal Ini Berpeluang Besar Jadi Kapolri

Written By Infobreakingnews on Minggu, 08 Mei 2016 | 09.49

Buwas
Jakarta, infobreakingnews - Dari sejumlah pentolan Polri yang berpangkat Komjen, hanya ada tiga orang yang disebut sangat berpeluang untuk mnenjadi Kapolri menggantikan Badrodin Haiti yang akan pensiun pada awal Juli 2016 ini, bahkan dari ketiga nama dibawah ini, bisa hanya dua nama yang tersisa, akibat nama Komjen BG yang masa pensiunannya tersisa tinggal sedikit lagi sehingga dianggap kurang efektif jika diangkat menjadi Kapolri, apalagi sampai saat ini BG masih dianggap sebagai kuda hitam dalam percaturan petinggi Polri akibat BG yang dinilai sangat ambisius pengen menjabat Kapolri, padahal Presiden Joko Widodo memiliki perasaan yang dingin terhadapnya. Bahkan kabar dari Istana menyebutkan Jokowi sangat jatuh hati kepada Buwas yang memiliki catatan emas dalam sejarah kepolisian. Namun terlepas dari semua rumor medsos itu, inilah catatan singkat ketiga calon Kapolri yang memiliki peluang besar itu ;


Komjen Budi Gunawan

Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 11 Desember 1959 ini masuk Akademi Kepolisian pada 1983. BG pernah menjabat Kapolda Jambi dan Bali sebelum kini menjabat Wakil Kapolri.
Mantan ajudan Presiden ke V Megawati Soekarnoputri itu pernah masuk bursa calon Kapolri 2015. Dia sempat lulus fit and proper test di DPR tapi kemudian batal lantaran dijadikan tersangka oleh KPK terkait dugaan rekening gendut.


Komjen Budi Waseso
Buwas sapaan akrab Budi Budi Waseso lahir di Pati, Jawa Tengah, 19 Februari 1961. Tercatat alumni Akpol angkatan 84. 

Namanya melejit saat menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.
Kala itu, mantan Kapolda Gorontalo itu memimpin penggeledahan di PT Pelindo II. Ujung penggeledahan itu, dia dimutasi sebagai Kepala BNN menggantikan Anang Iskandar.
Buwas yang masuk Akademi Kepolisian 1984 bisa masuk dalam bursa Kapolri.



Tito Karnavian.


Tito dikenal luas masyarakat saat menjabat Kapolda Metro Jaya. Jenjang kepangkatan Tito dikenal cepat melejit, dia mampu mencapai bintan tiga dalam waktu cukup singkat dibanding rekan-rekan seangkatannya.
Dia masuk Akademi Kepolisian pada 1987. Pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 26 Oktober 1964 itu pernah menjabat Kepala Densus 88 dan Kapolda Papua. Kini, Tito menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris. *** Johanda Sianturi.




Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved