Headlines News :
Home » » Sebelum Dikembalikan Kepada Keluarga, 10 ABK Jalani Pemeriksaan Kesehatan Di RSPAD Gatot Soebroto

Sebelum Dikembalikan Kepada Keluarga, 10 ABK Jalani Pemeriksaan Kesehatan Di RSPAD Gatot Soebroto

Written By Infobreakingnews on Senin, 02 Mei 2016 | 08.30

Jakarta, infobreakingnews - Setelah mengalami penyanderaan 35 hari, sepuluh warga negara Indonesia yang dibebaskan kelompok Abu Sayyaf tiba di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (1/5/2016). Pesawat yang membawa 10 WNI tiba pukul 23:20 WIB. 

Kedatangan 10 WNI disambut Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.  Setibanya di Lanud Halim, rombongan menteri berjalan menuju depan pintu pesawat milik Surya Paloh bertuliskan Victory News.

Satu per satu anak buah kapal Brahma 12 ini turun dari tangga pesawat. Rombongan menteri yang menunggu dekat pintu pesawat tampak menguatkan 10 WNI.

Kedatangan pesawat yang membawa 10 WNI dijaga ketat oleh puluhan pasukan TNI bersenjata lengkap. Pada pukul 23:35 WIB, kesepuluh WNI meninggalkan Lanud Halim dengan menumpangi mobil berwarna hitam.

Mereka dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto untuk menjalani perawatan. "Jadi malam ini dan besok, semuanya akan bergantung situasi, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan pada 10 ABK tersebut," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Diketahui, setelah sekitar satu bulan lebih disandera, 10 WNI akhirnya dibebaskan kelompok militan Abu Sayyaf. Mereka, yakni: 


  1. Peter Tonsen Barahama, 31, asal Batu Aji, Batam. 
  2. Julian Philip, 50, asal Tondang Utara, Kabupaten Minahasa. 
  3. Alvian Elvis Peti, 33, asal Kebon bawang Tanjung Priok, Jakarta Utara.
  4. Mahmud, 32, asal Telaga Biru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
  5. Surian Syah, 34, Kendari Sulawesi Tenggara. 
  6. Surianto, 31, Wajo Sulawesi Selatan.
  7. Wawan Saputra, 23, Puncak Indah, Malili, Palopo. 
  8. Bayu Oktavianto, 23, Delanggu, Jawa Tengah. 
  9. Rinaldi, 25, warga Tinumbu, Makassar.
  10. Wendi Raknadian, 29.

Sampai saat ini kesepuluh ABK itu masih diperiksa kesehatannya di RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat, sebelum dikembalikan kemasing masing keluarga. Sementaar itu Pemerintah masih punya pekerjaan rumah untuk membebaskan empat warga negara Indonesia lain yang juga disandera Abu Sayyaf, yakni, ABK kapal tunda TB Henry dan kapal tongkang Cristi. 


Kabarnya perusahaan Kapal tempat ke 10 ABK bekerja itu memberikan biaya dan fasilitas keadatangan masing masing keluarga untuk menjemput setelah selesai pemeriksaan kesehatan. *** Raymond Sinaga.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved