Headlines News :
Home » » Tumbangnya Musuh Ahok, Setelah Sanusi Ditangkap KPK, Kini Fahri Hamzah Dipecat PKS

Tumbangnya Musuh Ahok, Setelah Sanusi Ditangkap KPK, Kini Fahri Hamzah Dipecat PKS

Written By Infobreakingnews on Senin, 04 April 2016 | 11.21

Fahri Hamzah
Jakarta, infobreakingnews - Satu persatu oknum yang paling doyan menyerang Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkena tulah senjata makan tuannya sendiri. Publik dikejutkan dengan pernyataan PKS yang memecat Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, yang dikenal sangat vokal menghantam KPK sekaligus menyerang Ahok. Sebelumnya baru hanya hitungan dua hari berselang, KPK menangkap tangan Ketua komisi D DPRD DKI,Moh. Sanusi, yang juga merupakan calon pesaing Ahok dalam Pilkada 2017 mendatang, yang sejak awal paling keras menuduh Ahok terlibat kasus RS.Sumberwaras.

Yang pasti Presiden PKS M Sohibul Iman membeberkan sejumlah hal terkait ulah Fahri Hamzah yang dinilai tidak sesuai dengan arahan partai.

"Beberapa pernyataan FH yang kontroversial, kontraproduktif dan tidak sejalan dengan arahan Partai saat itu antara lain; menyebut 'rada-rada bloon' untuk para anggota DPR RI. Pernyataan ini diadukan oleh sebagian anggota DPR RI ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan dikemudian hari FH diputus oleh MKD melakukan pelanggaran kode etik ringan," jelas Sohibul seperti dikutip dalam penjelasan PKS, Senin (4/4/2016).

"Mengatasnamakan DPR RI telah sepakat untuk membubarkan KPK; Pasang badan untuk 7 (tujuh) proyek DPR RI yang mana hal tersebut bukan merupakan arahan Pimpinan Partai," tambah Sohibul.


Sikap Fahri yang vokal ketika mencoba menghalangi sejumlah penyidik KPK saat akan menggeledah ruamga kerja Budi, anggota DPR yang belakangan ditahan KPK karena terlibat menerima suap bersama anggota DPR Damayanti, juga menjadi pemicu lebih cepatnya pihak PKS memecat Fahri dari semua keanggotaannya. *** Jerry Art.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

-

-
-

Music Video

Iklan Pilihan

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved